Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Fadli Zon: Kalau soal Penggunaan Fasilitas Negara, Awasi Petahana

Politik

Fadli Zon: Kalau soal Penggunaan Fasilitas Negara, Awasi Petahana

Senin, 25 Mar 2019 16:12
Detik.com
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan pihaknya tak banyak memiliki akses pada fasilitas negara. Wakil Ketua BPN, Fadli Zon memandang jika berkaitan dengan fasilitas negara, pihak petahana harus lebih diawasi.

"Saya kira kita semua berusaha berpegang pada aturan yang terkait dengan item-item yang tak boleh dilanggar. Soal penggunaan fasilitas negara, saya yakin kami tak punya banyak akses terhadap fasilitas negara. Justru itu yang diawasi dari paslon yang sekarang ini dari petahana," kata Fadli Zon di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Fadli memberi contoh soal penggunaan pesawat kepresidenan. Menurutnya, penggunaan fasilitas itu tidak diperbolehkan dalam kampanye.

"Nah, jadi misalnya termasuk penggunaan pesawat kepresidenan itu nggak boleh di dalam kampanye. Itu perlu dipantau. Begitu juga dengan penggunaan kendaraan-kendaraan lain. Kalau kita konsisten, kalau boleh ya boleh, nggak ya nggak. Harusnya ini yang kita tegakkan," tegasnya.

Terkait dengan pelibatan anak dalam kampanye, politikus Partai Gerindra ini mengatakan jika hanya membawa anak dalam acara kampanye itu bukanlah sebuah bentuk eksploitasi. Menurutnya, bisa saja anak itu tidak bisa ditinggalkan oleh orang tuanya untuk berkampanye.

"Kalau anak kecil kan mungkin kalau nggak salah disampaikan, kalau mengeksploitasi anak kecil itu yang nggak boleh. Kalau dia membawa anak itu nggak bisa ditinggal, saya kira itu masih dalam batas wajar. Ya itu, kalau membawa anak kecil itu kan tidak mengeksploitasi anak itu untuk berkampanye, dia hanya sekadar membawa," jelas Fadli.

Sebelumnya diberitakan, Bawaslu menemukan pelanggaran dalam kampanye akbar kedua paslon. Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menyebutkan salah satu pelanggarannya, yaitu dengan pelibatan anak dalam kampanye hingga penggunaan fasilitas negara. Menurutnya, fasilitas negara yang dimaksud, yaitu penggunaan mobil pemerintah.

"Kita lihat bahwa dari catatan itu kedua paslon sama-sama melakukan beberapa hal yang dilarang, tidak patuh lah," ujar anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar saat dihubungi, Senin (25/3).

"Misalnya masih ada anak-anak di dalam kampanye, padahal itu kan tidak sesuai dengan komitmen kita. Kemudian masih ada penggunaan fasilitas negara, di mana ada beberapa pejabat yang menggunakan atau mobil pemerintah. Kemudian ada ASN yang terlibat dan hadir saat kampanye, kemudian ada beberapa alat-alat peraga yang bukan alat peraga parpol," kata Fritz.



Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jul 2026 09:21

    Korban Tewas Gempa Kembar Dahsyat Venezuela Tembus 3.342 Orang

    Jakarta - Jumlah korban tewas akibat gempa kembar dahsyat di Venezuela bertambah menjadi 3.342 orang. Sebanyak 16.700 orang lainnya terluka.Dilansir kantor berita AFP, Senin (6/7/2026), gempa bumi yan

  • Senin, 06 Jul 2026 09:19

    Isi Perpres Pertahanan Negara: LGBTQ Jadi Ancaman Nonmiliter

    Pemerintah memasukkan penyebaran budaya lesbian, gay, bisexual, transgender, and queer (LGBTQ) sebagai salah satu ancaman nonmiliter dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang Keb

  • Senin, 06 Jul 2026 09:15

    1,02 Juta Masyarakat Riau Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Kesehatan (Diskes) Riau terus berupaya meningkatkan capaian Cek )esehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat.Berdasarkan data yang dirangkum Diskes

  • Senin, 06 Jul 2026 09:07

    Ceruk Korupsi Seragam Sekolah Terbongkar Bersama Tangkapan Langka KPK

    JAKARTA - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggegerkan publik. Bupati Langkat, Syah Afandin (SAF) atau yang akrab disapa Ondim resmi ditetap

  • Senin, 06 Jul 2026 09:05

    Dosen USTI Kembangkan EduStoryGen, Teknologi AI untuk Otomatisasi Visual Storytelling Cerita Anak

    PADANG-Dosen Program Studi Teknik Informatika Universitas Sains dan Teknologi Indonesia (USTI), Junadhi, M.Kom, berhasil mengembangkan EduStoryGen, sebuah inovasi berbasis kecerdasan buatan (Artificia

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor