Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Fahri Anggap Pileg Bisa Gagal karena Pemilih Fokus Pilpres

Politik

Fahri Anggap Pileg Bisa Gagal karena Pemilih Fokus Pilpres

Jumat, 05 Apr 2019 16:53
Detik.com
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilihan presiden (Pilpres) yang dilaksanakan bersamaan akan gagal. Menurutnya, pelaksanaan yang bersamaan ini menyebabkan pemilih hanya akan fokus pada pilpres dan mengabaikan pileg.

"Sebab jelas sekarang ini secara kasat mata, pileg-pilpres bersamaan ini gagal, terutama bagi pilegnya gitu. Tapi juga ada unsur kegagalan ini karena arrangement dari KPU-nya yang terlalu banyak kosong gitu," ujar Fahri di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (5/4/2019).

"Hampir 8 bulan masa kampanye, pileg juga tidak pernah di, istilahnya itu, tidak pernah diaktifkan. Sehingga, begitu masuk ke masa kampanye intensif, orang fokus dong kepada (pemilihan) presiden," imbuhnya.

Fahri pun mengusulkan agar pilpres dan pileg dilaksanakan terpisah agar masyarakat lebih mengenal para calon, terutama legislatif. Jika dilaksanakan bersamaan, Fahri menduga masyarakat hanya akan memilih presiden dan malas mencoblos surat suara untuk caleg.

"Ada dugaan saya malah orang tuh jadinya cuma milih presiden, calegnya dia males saja. Kan itu ada itu, ada lima kartu, ya kan? Bisa-bisa begitu. Karena kan orang 'ah, apa pentingnya' gitu kan. Nah itu yang harus diwaspadai efek itu, sehingga betul-betul itu nggak sia-sia gitu dan berharap sekali saya kira ini harus dievaluasi secara mendasar," tutur Fahri.

Sebelumnya, Lembaga Survei Chatra Politika menyebut masyarakat Indonesia lebih tertarik dengan pemilihan presiden (Pilpres) daripada pemilihan legislatif atau pileg. Penelitian yang dilakukan Charta Politika menunjukkan surat suara pilpres lebih dulu dipilih masyarakat ketimbang pileg.

"Saat ditanya surat suara mana yang akan lebih dulu di coblos. 75 persen masyarakat akan memilih surat suara pilpres terlebih dahulu," ucap Direktur Riset Chatra Politika, Muslimin, kepada wartawan saat rilis hasil survei, di Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/4).



Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jul 2026 16:28

    Menaker dan Manajemen TikTok Gelar Pertemuan Usai Isu PHK di Tokopedia, Bagaimana Hasilnya?

    Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli telah melakukan pertemuan dengan manajemen TikTok dan Tokopedia untuk membahas isu yang berkembang terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) di kedua perusahaan tersebu

  • Senin, 06 Jul 2026 16:04

    Setahun Pasca Dirawat, Gajah Sumatera Berusia 60 Tahun di Tesso Nilo Kembali Aktif

    PEKANBARU -Kondisi seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) betina berusia 60 tahun yang hidup liar di Kantong Gajah Tesso Tenggara, Kabupaten Pelalawan, dipastikan dalam keadaan stabil.Satw

  • Senin, 06 Jul 2026 16:00

    DPRD Pekanbaru Soroti Lemahnya Pengawasan Tempat Hiburan Malam

    PEKANBARU �" Komisi I DPRD Kota Pekanbaru menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru masih belum berjalan maksimal. Indikasinya, masih ditemukan tempat hiburan yang diduga be

  • Senin, 06 Jul 2026 15:45

    Perda Tanah Ulayat Riau Disiapkan, DPRD Bidik Penyelesaian Konflik Agraria dan Berantas Mafia Tanah

    PEKANBARU â€" DPRD Riau melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanah Ulayat mulai membahas regulasi yang diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan agrari

  • Senin, 06 Jul 2026 15:17

    Polsek Bukit Kapur Edukasi Bahaya Narkoba kepada Ratusan Pelajar SMAN 8 Dumai

    DUMAI-Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, personel Polsek Bukit Kapur Polres Dumai melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada para pelajar di SMAN 8 D

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor