Politik
Fahri Hamzah Anggap Jokowi Persempit Basis Pemilih
Senin, 25 Mar 2019 11:46
"Karena dari awal ada konflik yang diciptakan, ada konflik naratif dalam hal 'saya Pancasila, saya Indonesia'. Itu kan seperti ingin mengatakan 'saya Pancasila, kamu bukan', 'Islam jangan dicampur dengan politik, agama jangan dicampur dengan politik'. Kemudian ada konflik terbuka dengan massa 411, 212, dan sebagainya. Lalu apa, menghindar bertemu suatu kelompok tertentu," ujar Fahri di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/3/2019).
"Itu yang harus dia jawab. Eh, malah dia melakukan tindakan yang menunjukkan memang dia yang konflik dari awal. Dengan memanfaatkan apa 'mau nanti capres yang dipilih kelompok itu?' Itu tidak boleh begitu," imbuhnya.
"Dia menjadi terlalu partisan. Saya sering katakan, untuk menjadi orang yang terpilih kembali di Indonesia sangat tidak susah. Cukup Anda tebar payung besar, menjadi pemimpin yang rekonsiliatif, terpilih, dan terpilihnya dahsyat. Lihat Pak SBY, kan terpilihnya tinggi sekali, rekonsiliatif saja," ucapnya.
"Keadaan mah relatif sama begitu ya, tetapi karena dia rekonsiliatif, jatahnya itu kalau tidak ada, kalau mampu mengurai atau menjulurkan payung besar di kepemimpinannya, petahana itu terpilih. Tapi Pak Jokowi sayangnya menciptakan konflik dan mempersempit basis pemilihnya," sambung Fahri.
Sebelumnya diberitakan, Jokowi mengawali kampanye terbukanya di wilayah Serang, Banten. Sebelum itu, dia menyapa para kiai dan pimpinan ponpes salafiah se-Banten di GOR Maulana Yusuf, Serang. Ribuan kiai dari berbagai pesantren melakukan deklarasi dukungan.
"Saya langsung to the point. Saya ini sudah empat setengah tahun dihina, dicaci maki, difitnah-fitnah, dicela habis-habisan direndahkan. Apa yang saya lakukan, diam saya nggak menjawab. Tapi saat ini saya perlu menjawab mengenai isu itu," ucap Jokowi, Minggu (25/3/2019).
Korban Tewas Gempa Kembar Dahsyat Venezuela Tembus 3.342 Orang
Jakarta - Jumlah korban tewas akibat gempa kembar dahsyat di Venezuela bertambah menjadi 3.342 orang. Sebanyak 16.700 orang lainnya terluka.Dilansir kantor berita AFP, Senin (6/7/2026), gempa bumi yan
Isi Perpres Pertahanan Negara: LGBTQ Jadi Ancaman Nonmiliter
Pemerintah memasukkan penyebaran budaya lesbian, gay, bisexual, transgender, and queer (LGBTQ) sebagai salah satu ancaman nonmiliter dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang Keb
1,02 Juta Masyarakat Riau Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Kesehatan (Diskes) Riau terus berupaya meningkatkan capaian Cek )esehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat.Berdasarkan data yang dirangkum Diskes
Ceruk Korupsi Seragam Sekolah Terbongkar Bersama Tangkapan Langka KPK
JAKARTA - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggegerkan publik. Bupati Langkat, Syah Afandin (SAF) atau yang akrab disapa Ondim resmi ditetap
Dosen USTI Kembangkan EduStoryGen, Teknologi AI untuk Otomatisasi Visual Storytelling Cerita Anak
PADANG-Dosen Program Studi Teknik Informatika Universitas Sains dan Teknologi Indonesia (USTI), Junadhi, M.Kom, berhasil mengembangkan EduStoryGen, sebuah inovasi berbasis kecerdasan buatan (Artificia