Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Fahri Hamzah Anggap Jokowi Persempit Basis Pemilih

Politik

Fahri Hamzah Anggap Jokowi Persempit Basis Pemilih

Senin, 25 Mar 2019 11:46
Detik.com
JAKARTA - Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) sempat bicara soal dirinya yang selama ini selalu difitnah, dihina, dan direndahkan habis-habisan saat menyapa para kiai dan pimpinan ponpes salafiah se-Banten di GOR Maulana Yusuf, Serang. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan Jokowi telah menciptakan momok dan sedang berusaha melawannya.

"Karena dari awal ada konflik yang diciptakan, ada konflik naratif dalam hal 'saya Pancasila, saya Indonesia'. Itu kan seperti ingin mengatakan 'saya Pancasila, kamu bukan', 'Islam jangan dicampur dengan politik, agama jangan dicampur dengan politik'. Kemudian ada konflik terbuka dengan massa 411, 212, dan sebagainya. Lalu apa, menghindar bertemu suatu kelompok tertentu," ujar Fahri di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Fahri menganggap konflik yang terjadi saat ini merupakan 'ekor' dari Pilgub DKI Jakarta. Menurutnya, Jokowi mewarisi konflik itu dan harusnya, kata Fahri, Jokowi langsung menyelesaikannya.

"Nah sebenarnya momok itu bisa dihilangkan dari awal. Tapi karena nggak dihilangkan dari awal momok itu dia akhirnya menghadapi sendiri. Saya pikir sih sudah telat ya, dan harusnya bukan itu yang dia lawan sekarang. Yang dia lawan sekarang tuduhan bahwa dia nggak memperbaiki tuduhan ekonomi, keadaan politik, tidak rekonsiliatif. Dia pemimpin yang tidak membangun persatuan tapi membangun konflik," sebut Fahri.

"Itu yang harus dia jawab. Eh, malah dia melakukan tindakan yang menunjukkan memang dia yang konflik dari awal. Dengan memanfaatkan apa 'mau nanti capres yang dipilih kelompok itu?' Itu tidak boleh begitu," imbuhnya.

Fahri menilai Jokowi saat ini tengah mempersempit 'pasarnya' sendiri. Fahri memandang sebenarnya peluang petahana untuk menang kembali sangat terbuka. Untuk Jokowi, dia menyebut sang petahana sedang mempersempit basis pemilih.

"Dia menjadi terlalu partisan. Saya sering katakan, untuk menjadi orang yang terpilih kembali di Indonesia sangat tidak susah. Cukup Anda tebar payung besar, menjadi pemimpin yang rekonsiliatif, terpilih, dan terpilihnya dahsyat. Lihat Pak SBY, kan terpilihnya tinggi sekali, rekonsiliatif saja," ucapnya.

"Keadaan mah relatif sama begitu ya, tetapi karena dia rekonsiliatif, jatahnya itu kalau tidak ada, kalau mampu mengurai atau menjulurkan payung besar di kepemimpinannya, petahana itu terpilih. Tapi Pak Jokowi sayangnya menciptakan konflik dan mempersempit basis pemilihnya," sambung Fahri.

Sebelumnya diberitakan, Jokowi mengawali kampanye terbukanya di wilayah Serang, Banten. Sebelum itu, dia menyapa para kiai dan pimpinan ponpes salafiah se-Banten di GOR Maulana Yusuf, Serang. Ribuan kiai dari berbagai pesantren melakukan deklarasi dukungan.

Di depan para kiai, Jokowi langsung bicara soal dirinya yang selama ini selalu difitnah, dihina, dan direndahkan habis-habisan. Fitnah itu berkaitan dengan berbagai hoax yang ditujukan kepadanya.

"Saya langsung to the point. Saya ini sudah empat setengah tahun dihina, dicaci maki, difitnah-fitnah, dicela habis-habisan direndahkan. Apa yang saya lakukan, diam saya nggak menjawab. Tapi saat ini saya perlu menjawab mengenai isu itu," ucap Jokowi, Minggu (25/3/2019).



Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jul 2026 09:21

    Korban Tewas Gempa Kembar Dahsyat Venezuela Tembus 3.342 Orang

    Jakarta - Jumlah korban tewas akibat gempa kembar dahsyat di Venezuela bertambah menjadi 3.342 orang. Sebanyak 16.700 orang lainnya terluka.Dilansir kantor berita AFP, Senin (6/7/2026), gempa bumi yan

  • Senin, 06 Jul 2026 09:19

    Isi Perpres Pertahanan Negara: LGBTQ Jadi Ancaman Nonmiliter

    Pemerintah memasukkan penyebaran budaya lesbian, gay, bisexual, transgender, and queer (LGBTQ) sebagai salah satu ancaman nonmiliter dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang Keb

  • Senin, 06 Jul 2026 09:15

    1,02 Juta Masyarakat Riau Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Kesehatan (Diskes) Riau terus berupaya meningkatkan capaian Cek )esehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat.Berdasarkan data yang dirangkum Diskes

  • Senin, 06 Jul 2026 09:07

    Ceruk Korupsi Seragam Sekolah Terbongkar Bersama Tangkapan Langka KPK

    JAKARTA - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggegerkan publik. Bupati Langkat, Syah Afandin (SAF) atau yang akrab disapa Ondim resmi ditetap

  • Senin, 06 Jul 2026 09:05

    Dosen USTI Kembangkan EduStoryGen, Teknologi AI untuk Otomatisasi Visual Storytelling Cerita Anak

    PADANG-Dosen Program Studi Teknik Informatika Universitas Sains dan Teknologi Indonesia (USTI), Junadhi, M.Kom, berhasil mengembangkan EduStoryGen, sebuah inovasi berbasis kecerdasan buatan (Artificia

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor