Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Ferdinand PD Minta Jokowi Tertibkan Pendukung, TKN: Introspeksi Diri!

Politik

Ferdinand PD Minta Jokowi Tertibkan Pendukung, TKN: Introspeksi Diri!

Kamis, 04 Apr 2019 09:46
Detik.com
Eva Kusuma Sundari
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) menilai sang capres, Joko Widodo (Jokowi), tidak perlu turun tangan tangan untuk menertibkan pendukung sesuai permintaan politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean. Hal ini menyusul tuduhan selingkuh dan peretasan akun Twitter yang dikaitkan Ferdinand dengan urusan politik.

"Aku nggak ngerti ya dia dikerjain apa nggak. Tapi ya, menurutku nggak penting sih. Ya, aku harap dia paham risikonya kalau jadi politikus salah sedikit digoreng. Apalagi di dalam masa seperti ini. Mau ditertibkan kayak apa, wong Pak Jokowi digoreng habis-habisan kok. Menurutku harus legawa, ini risiko dalam politik," kata anggota TKN, Eva Kusuma Sundari, ketika dihubungi, Rabu (3/4/2019).

Eva mengatakan Ferdinand seharusnya introspeksi diri. Ia menyarankan Ferdinand untuk mencontoh pada rekannya di Partai Demokrat, Andi Arief, yang dinilai lapang dada menghadapi masalah.

"Ya, saranku introspeksi, koreksi diri, tenang, nggak usah bertindak seolah-seolah tidak ada. Hadapi dengan dewasa. Seniornya dia, Andi Arief sudah kasih contoh menghadapi sesuatu dengan dada lapang. Jangan nyalahin orang lain," ucapnya.

Sebelumnya, Ferdinand menganggap peretasan akun Twitter dan tuduhan selingkuh kepada dirinya tidak jauh dari kepentingan politik. Ia menuduh peretasan akun Twitter-nya itu dilakukan pendukung Jokowi-Ma'ruf. Ferdinand meminta Jokowi turun tangan menertibkan pendukung.

"Saya meyakini bahwa ini tidak terlepas dari politik. Ini terkait dengan politik dan ini terkait dengan aktivitas saya, aktivitas kami yang menjadi korban di dalam politik. Mohon maaf saya harus menyatakan dan meminta supaya Pak Jokowi memerintahkan pendukungnya supaya tidak melakukan hal-hal seperti ini... saya melihat bahwa ini tidak terlepas dari politik," kata Ferdinand kepada wartawan, Rabu (3/4).

"Dan video itu tidak ada yang salah, tidak ada perbuatan senonoh. Jadi tidak masalah dan tidak salah. Rezim Jokowi memang harus ditumbangkan. Hal-hal yang pribadi pun diusik di zaman ini. Tidak sehat," sambung dia.



Sumber: detik.com

Politik
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jul 2026 16:28

    Menaker dan Manajemen TikTok Gelar Pertemuan Usai Isu PHK di Tokopedia, Bagaimana Hasilnya?

    Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli telah melakukan pertemuan dengan manajemen TikTok dan Tokopedia untuk membahas isu yang berkembang terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) di kedua perusahaan tersebu

  • Senin, 06 Jul 2026 16:04

    Setahun Pasca Dirawat, Gajah Sumatera Berusia 60 Tahun di Tesso Nilo Kembali Aktif

    PEKANBARU -Kondisi seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) betina berusia 60 tahun yang hidup liar di Kantong Gajah Tesso Tenggara, Kabupaten Pelalawan, dipastikan dalam keadaan stabil.Satw

  • Senin, 06 Jul 2026 16:00

    DPRD Pekanbaru Soroti Lemahnya Pengawasan Tempat Hiburan Malam

    PEKANBARU �" Komisi I DPRD Kota Pekanbaru menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru masih belum berjalan maksimal. Indikasinya, masih ditemukan tempat hiburan yang diduga be

  • Senin, 06 Jul 2026 15:45

    Perda Tanah Ulayat Riau Disiapkan, DPRD Bidik Penyelesaian Konflik Agraria dan Berantas Mafia Tanah

    PEKANBARU â€" DPRD Riau melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanah Ulayat mulai membahas regulasi yang diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan agrari

  • Senin, 06 Jul 2026 15:17

    Polsek Bukit Kapur Edukasi Bahaya Narkoba kepada Ratusan Pelajar SMAN 8 Dumai

    DUMAI-Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, personel Polsek Bukit Kapur Polres Dumai melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada para pelajar di SMAN 8 D

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor