Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Gerilya Pilgub Jatim 2018, PDIP pantau Gus Ipul di Seminar Pancasila

Politik

Gerilya Pilgub Jatim 2018, PDIP pantau Gus Ipul di Seminar Pancasila

Selasa, 01 Mar 2016 15:41
Merdeka.com
Seminar Kembali ke Pancasila.
Sekjen DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengaku, kedatangannya ke Surabaya hari ini (1/3), bukan hanya menghadiri Seminar Nasional Kembali ke Pancasila yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.

Hasto menyebut, kedatangannya juga dalam rangka melakukan pengamatan siapa calon pemimpin yang layak diusung di Pilgub Jawa Timur 2018. Menurutnya, Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, juga masuk 'radar' pengamatan PDIP.

"Apa yang kami lakukan hari ini, memang menghadiri seminar yang diprakarsai Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama, tapi ini juga bagian dialog yang kami lakukan, bagaimana ke depan," ucap Hasto usai jadi pembicara seminar.

Seminar ini, lanjut dia, merupakan upaya PDIP menjaga tradisi Bung Karno (Soekarno) yang memiliki hubungan dengan NU. "Ini dialog yang sangat baik, bagaimana membangun persaudaraan yang sangat lama antara Bung Karno dan NU, dan tradisi itulah yang kami teruskan," katanya.

Hasto juga mengklaim, pihaknya telah menerima masukan-masukan dari tokoh-tokoh NU untuk menentukan siapa pemimpin masa depan yang layak memimpin Jawa Timur, menggantikan Gubernur Soekarwo, yang telah memimpin selama dua periode.

"Kami banyak menerima masukan-masukan terkait kepemimpinan masa depan di Jawa Timur. Dan masukan-masukan itu sudah kita terima. Tentu saja akan dilakukan pertemuan-pertemuan antar Prof dr Said Agil Siraj (Ketum PBNU) dengan Ibu Megawati (Ketum DPP PDIP)," katanya.

Ditanya soal kepastian mengusung Gus Ipul di Pilgub Jawa Timur, Hasto mengatakan masih melakukan penjaringan. "Kalau kita lihat komitmen PDI Perjuangan mengelola kekuasaan, adalah komitmen membumikan Pancasila. Sehingga, pemimpin yang punya tekad kuat menjabarkan prinsip-prinsip Pancasila, tentu saja akan kita kader bersama-sama."

"Tapi PDI Perjuangan memiliki mekanisme dan tahapan-tahapan. Melalui penjaringan, kita akan melihat siapa yang layak memimpin. Termasuk Gus Ipul masuk penjaringan," pungkas Hasto. (merdeka.com)
Politik
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 16:48

    Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang

    Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:14

    Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah

    PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:12

    Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat

    JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk

  • Kamis, 25 Jun 2026 15:14

    Dramatis, Damkar dan Tim Medis di Makassar Bersinergi Lepaskan Mesin Penggiling dari Tangan Pasie

    Tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji Makassar melibatkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar dalam proses penanganan seorang pasien berini

  • Kamis, 25 Jun 2026 15:13

    KPK Lelang Barang Rampasan Kasus Taspen dan Kemnaker, Ini Waktunya

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang barang rampasan dari perkara PT Taspen dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada Hari Anti Korupsi Se-Dunia.Direktur Pelacakan Aset, Pengelola

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.