Selasa, 07 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Gerindra Puji Anies Tak Tangkap Pengkritik: Emang Jokowi, Semua Ditangkap

Politik

Gerindra Puji Anies Tak Tangkap Pengkritik: Emang Jokowi, Semua Ditangkap

Senin, 27 Mei 2019 09:48
Detik.com
Anies Baswedan dan Presiden Jokowi
JAKARTA - Gerindra memuji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengatakan tak pernah menangkap orang yang mengkritik dirinya selaku pejabat. Pernyataan Anies itu kemudian dibandingkan Gerindra dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Anies nggak pernah begitu. Emang Pak Jokowi, orang semua ditangkap-tangkapin, gitu loh. Bentar-bentar semua ditangkapin. Nggak boleh gitu," kata Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria, Minggu (26/5/2019) malam.


Menurut Riza, kritik merupakan risiko yang harus diterima sebagai pejabat publik. Dia pun menilai petisi yang kembali viral soal permintaan agar Anies diberhentikan sebagai Gubernur DKI adalah hal yang mengada-ada.

"Itu memang risiko sebagai pejabat publik. Kalau ada petisi, ada orang bikin petisi cari-cari kesalahan Anies yang berprestasi, yang baik, yang jujur, yang cerdas, yang pintar, ya itu mengada-ada," ujarnya.

Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI, Iman Satria, mengatakan ucapan Anies tersebut sudah tepat. Dia menyebut Anies memang sudah siap mendapat kritik karena sebagai pejabat publik bakal ada orang yang suka ataupun tidak suka terhadap Anies.

"Itu sebagai bentuk dirinya Pak Anies itu memang siap dikritik. Bagi kita sebagai partai pengusung ya bagus-bagus saja. Apa yang diperbuat itu murni apa adanya. Kalau ada kritikan datang itu udah pasti, karena ada yang suka ada yang nggak suka kan," ujar Iman.

Anies sebelumnya menyatakan terbuka terhadap kritik. Ia menegaskan tidak akan menangkap orang yang mengkritiknya.

Awalnya, Anies ditanya soal kemunculan petisi online yang meminta agar dia dicopot dari jabatan Gubernur DKI Jakarta. Dalam petisi yang dibuat 'Opini Kamu', Anies disebut telah gagal memimpin DKI Jakarta. Pembuat petisi meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Mendagri Tjahjo Kumolo segera memanggil dan memecat Anies. Petisi itu dibuat sejak 10 bulan lalu.

"Itu munculnya bulan apa ya, coba Anda cek lagi, kapan munculnya pertama kali petisi itu Anda cek kapan tanggalnya. Yang kedua, setiap warga negara berhak menyampaikan pandangannya, tidak ada larangan sama sekali," kata Anies di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (26/5).

Anies pun merasa tidak keberatan dengan petisi tersebut karena menurutnya tiap warga negara berhak menyampaikan pendapat. Menurutnya, kritik bahkan caci maki merupakan risiko yang harus dihadapinya sebagai seorang pejabat publik.

Dia kemudian mencontoh sikapnya saat mendapat kritik. Dia mengaku tidak pernah meminta agar pengkritiknya ditangkap.

"Kalau ada yang mengkritik nggak usah ditangkep. Saya nggak pernah menangkap orang yang mengkritik saya. Sama sekali," tutur Anies.



Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 07 Jul 2026 15:28

    Mensos Gus Ipul Bekali Kepala Sekolah Rakyat, Tekankan Empati dan Integritas sebagai Fondasi

    Dalam upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta para Kepala Sekolah Rakyat menjunjung tinggi empati dan integritas.Arahan tersebut

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:03

    BGN Dapat Wejangan KPK agar Penerima MBG Terfokus dan Tepat Sasaran

    Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, melakukan audiensi dengan pimpinan KPK. Agustina mengatakan pimpinan KPK menyar

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:00

    Terdakwa Kasus Korupsi Gas USD 15 Juta Ngaku Depresi, Sidang Ditunda

    Jakarta - Majelis hakim menunda sidang kasus korupsi jual beli gas. Sidang ditunda karena terdakwa mengalami depresi sehingga tidak bisa melanjutkan sidang.Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Ja

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:25

    Dua Korban KM Gading 2 Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

    SIAK �" Tim gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan KM Gading 2 yang tenggelam saat melakukan draft survey di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupate

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:23

    Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Benahi Perusahaan

    PEKANBARU-Mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Bupati Siak, Syamsuar, berharap Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang baru dilantik, Robi Junipa, mampu membawa perusahaan daerah tersebut kembali ber

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor