Politik
Gerindra Sudah Klarifikasi Poyuono soal Usir Demokat
Sabtu, 11 Mei 2019 15:16
"Iya (sudah ditanya). Baru disampaikan saja dan ditanyakan kok statementnya begitu," ujar anggota Mahkamah Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad saat dimintai konfirmasi, Sabtu (11/5/2019).
Poyuono pun sudah menjelaskan alasannya mengapa meminta Demokrat keluar dari Koalisi Adil dan Makmur. Alasannya karena sebagai counter dari pernyataan salah satu kader Demokrat.
Waketum Gerindra ini menyebut pihaknya belum akan fokus terhadap kontroversi pernyataan Poyuono itu. Sebab Gerindra, kata Dasco, masih prioritaskan menyelesaikan urusan Pilpres.
Dasco pun memastikan, belum ada pembahasan soal Demokrat keluar dari koalisi Prabowo-Sandi. Ia menegaskan Demokrat hingga saat ini masih berada di Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan nomor urut 02 itu.
"Apa yang dibicarakan Pak Arief Poyuono itu belum pernah dibahas di BPN Prabowo-Sandi. Karena kalau ada, saya yang ada di situ pasti mengetahui. Termasuk apa yang dibicarakan itu belum pernah dibahas di DPP Gerindra yang saya juga sebagai Waketum Gerindra," tegas Dasco.
Politik
Prabowo Bakal Terima Kunjungan PM Narendra Modi di Istana Negara Hari Ini
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bakal menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Istana Negara pada Selasa (7/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, kedua negara dijadwalkan menand
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
CARACAS â€" Korban tewas akibat gempa kembar yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Senin 6 Juli 2026 waktu setempat, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 3.535 orang, sementara
Bareskrim Dukung Penuh Kortas Tipikor Usut Korupsi Pasokan Batu Bara Rp5 Triliun
JAKARTA â€" Kabareskrim Polri, Komjen Syahardiantono menyatakan siap mendukung penuh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri dalam mengusut dugaan korupsi pengadaan dan pemenu
Geram! Hotman Minta Kapolri Pajang Muka Polisi yang Siksa Wanita
JAKARTA - Pengacara Hotman Paris Hutapea meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka identitas oknum anggota Polres Tegal Kota yang menjadi tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan
Temuan Kompolnas di Lokasi Bentrok Polisi vs Bandar Narkoba
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menemukan ceceran darah di lokasi penemuan tiga anggota Polri yang gugur saat operasi penggerebekan narkoba di wilayah Polres Katingan, Kalimantan Tengah. Temuan