Rabu, 08 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Jokowi Nilai Oposisi Juga Mulia, Gerindra: Tergantung Kontribusinya

Politik

Jokowi Nilai Oposisi Juga Mulia, Gerindra: Tergantung Kontribusinya

Senin, 15 Jul 2019 10:42
JAKARTA - Gerindra sepakat dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal menjadi oposisi juga mulia. Namun, menurut Gerindra, yang terpenting adalah soal kontribusi, bukan posisi di dalam atau di luar pemerintahan.

"Loh iya dong (sepakat dengan Jokowi), yang mulia itu bukan cuma di oposisi, di pemerintahan juga mulia, di dalam (pemerintahan) juga mulia. Tapi bergantung apa kontribusi kita," kata Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria kepada wartawan, Minggu (14/7/2019).

Menurut Riza, mereka yang berada dalam pemerintahan namun hanya memanfaatkan jabatan akan menjadi hal yang tak baik. Sebaliknya, oposisi yang menyuarakan kritik konstruktif, kata Riza, justru memiliki posisi yang bagus.

"Jadi di pemerintah atau di luar pemerintah itu sesuatu yang baik, tergantung pada apa kontribusinya pada bangsa dan negara. Kalau ada di partai pemerintah tidak punya kontribusi, tapi hanya memanfaatkan posisi, jabatan untuk kepentingan partai, kepentingan kelompok, kepentingan pribadi, bukan kepentingan bangsa dan negara itu kan jelek berarti," jelas Riza.

"Sebaliknya, kalau kita di oposisi tapi memberikan masukan, kritik yang konstruktif, saran-saran yang baik, ya kan, bisa menjaga kepentingan bangsa kepentingan negara, memperjuangkan menyuarakan kepentingan negara kepentingan rakyat kan bagus dong posisinya juga," sambungnya.

Riza mengatakan partai-partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hingga saat ini memang belum ada yang memutuskan arah politiknya, termasuk Gerindra. Namun, Riza juga menyinggung pentingnya check and bakance dalam demokrasi yang baik.

"Dalam pemerintahan, demokrasi yang baik itu memang harus ada partai pendukung pemerintah, harus ada partai oposisi sebagai bagian pengawasan dan check and balance. Seperti disampaikan oleh Pak Prabowo kemarin waktu pertemuan, bahwa demokrasi itu perlu check and balance. Pengawasan perlu, memberi masukan baik yang konstruktif. Pak prabowo punya ide gagasan akan disampaikan. Tapi juga pengawasan juga baik, check and balance perlu," tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi berbicara soal oposisi dalam pidato Visi Indonesia. Dia mempersilakan pihak-pihak menjadi oposisi dengan sejumlah catatan.

"Dalam demokrasi, dalam demokrasi, mendukung mati-matian seorang kandidat itu boleh, mendukung dengan militansi yang tinggi itu juga boleh, menjadi oposisi itu juga sangat mulia," kata Jokowi di SICC, Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/7).


Sumber: detik.com

Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 08 Jul 2026 09:57

    Anggota DPRD Pelalawan Sunardi Dituntut 4 Tahun Penjara dalam Kasus Ijazah Palsu

    PELALAWAN-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan menuntut anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Sunardi, dengan pidana penjara selama 4 tahun dalam perkara dugaan penggunaan ijazah p

  • Rabu, 08 Jul 2026 09:54

    Pemprov Riau Mantapkan Tata Kelola BUMD Lewat Sistem Digital Terintegrasi

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmen kuat untuk membenahi tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar lebih transparan dan akuntabel. Langkah strategis ini diwujudkan lewat pe

  • Rabu, 08 Jul 2026 09:52

    Ambisi PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah akan Hadapi Tantangan Berat Dominasi Banteng

    JAKARTA - Tekad kuat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mengubah peta kekuatan politik di Jawa Tengah (Jateng) menjadi kandang gajah memicu perdebatan. Langkah agresif partai ini dinilai harus b

  • Rabu, 08 Jul 2026 09:50

    Polres Kepulauan Meranti Ciduk Dua Pria Hendak Transaksi Sabu di Selatpanjang

    SELATPANJANG - Komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika serta melindungi masyarakat dari dampak merusak obat terlarang terus dibuktikan. Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satre

  • Rabu, 08 Jul 2026 09:48

    Kemensos Dorong Teluk Wondama Bangun Sekolah Rakyat untuk Anak Miskin

    Jakarta - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menerima audiensi DPRD Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026). Pertemuan itu membahas perc

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor