Sabtu, 27 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Jokowi Segera Putuskan Nasib Draft Revisi RUU Pemilu

Politik

Jokowi Segera Putuskan Nasib Draft Revisi RUU Pemilu

Senin, 29 Agu 2016 14:39
Antara
Presiden Joko Widodo.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan segera menggelar rapat terbatas (Ratas) membahas nasib draft revisi Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu (RUU Pemilu). Hal ini sesuai dengan permintaan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo agar draft yang digodok kementeriannya bisa segera diputuskan Jokowi dan selanjutnya dibawa ke parlemen.

"Menteri dalam negeri telah berkomunikasi dengan kami, dalam waktu dekat ini Menteri Dalam Negeri meminta untuk segera di-ratas-kan (rapatkan), dan tentunya dalam ratas diharapkan sudah diputukan oleh Presiden," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/8/2016).

Seperti diketahui, setelah disahkan nanti, UU Penyelenggaraan Pemilu akan diterapkan dalam tahapan pesta demokrasi 2019. Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 sendiri mulai 2017 sudah memasuki tahap awal, yakni verifikasi partai politik peserta pemilu, sehingga undang-undang ini harus segera disahkan.

"Supaya segera, proses yang sedang berjalan ini bisa segera diselesaikan. Kalau itu dilakukan, maka proses tahapan pemilu itu tidak akan terganggu. Karena memang sudah waktunya untuk diselesaikan," imbuh dia.

Pemerintah juga diketahui telah menargetkan pengesahaan RUU ini dalam akhir 2016 hingga awal 2017. Pramono meyakini target tersebut akan tercapai karena tinggal selangkah lagi diteken Jokowi, untuk kemudian dibahas di DPR.

"Insyaallah tercapai, kami meyakini akan tercapai . Karena kalau minggu depan ini, katakanlah Presiden sudah memutuskan, saya yakin selesai," tukasnya.

Sebelumnya dikabarkan, melalui draft RUU ini, Kementerian Dalam Negeri membuka peluang pesta demokrasi di Indonesia menerapkan sistem yang berbeda dari yang sudah diberlakukan selama ini.

Selain pemilu sistem terbuka dan tertutup, Kemendagri juga memasukkan opsi sistem kombinasi. Namun, keputusan mengenai hal itu harus menunggu sikap Presiden lalu dilimpahkan ke parlemen. (Okezone.com)

Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Nov 2025 09:37

    Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok

    Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh

  • Selasa, 04 Nov 2025 05:26

    AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader

    Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol

  • Senin, 27 Okt 2025 10:17

    H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau

    Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).

  • Kamis, 04 Sep 2025 13:45

    Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem

    Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon

  • Kamis, 04 Sep 2025 11:40

    Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji

    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.