Sabtu, 27 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Kasus Pencucian Uang Sanusi, KPK Periksa Dua Anak Buah Ahok

politik

Kasus Pencucian Uang Sanusi, KPK Periksa Dua Anak Buah Ahok

Rabu, 13 Jul 2016 12:45
Muhammad Sabki/Okezone
Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah saksi guna dimintai keterangannya untuk tersangka Mohammad Sanusi yang merupakan anggota DPRD DKI Jakarta.

Dari enam saksi yang diperiksa hari ini, terdapat dua pejabat pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kedua anak buah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang diperiksa KPK, yakni Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta H Teguh Hendrawan dan Kasudin Tata Air Jakbar Roedito Setiawan.

"Berkaitan dengan penyidikan TPPU untuk tersangka MSN pada hari ini memeriksa enam orang saksi dan untuk dua orang dari Dinas Tata Air itu akan dikonfirmasi terkait pengadaan-pengadaan yang berlangsung di sana," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, Rabu (13/7/2016).

Selain dua pejabat dinas tata air, penyidik KPK juga memanggil Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta M Yuliadi, sopir Sanusi, Gerry Prasetya, seorang pengacara bernama Adi Kurnia, dan dari pihak swasta bernama Tasdikiah.

Priharsa menjelaskan, untuk Yuliadi sebagai Sekwan akan dimintai keterangannya terkait gaji atau penghasilan Sanusi sebagai anggota dewan.

"Kalau yang lainnya lebih kepada aset-aset ingin menelusuri lebih kepemilikan aset dan asal-muasalnya, termasuk bagaimana perolehannya," jelas Priharsa.

Perlu diketahui, Sanusi awalnya ditetapkan KPK sebagai tersangka sebagai pihak penerima suap dari pengusaha reklamasi.

Namun berdasarkan pengembangan terhadap kasus dugaan suap pembahasan Raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RWZP3K) Provinsi Jakarta dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta, KPK juga menetapkan Mohamad Sanusi sebagai tersangka kasus dugaan pencucian uang.(okezone.com)

Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Nov 2025 09:37

    Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok

    Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh

  • Selasa, 04 Nov 2025 05:26

    AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader

    Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol

  • Senin, 27 Okt 2025 10:17

    H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau

    Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).

  • Kamis, 04 Sep 2025 13:45

    Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem

    Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon

  • Kamis, 04 Sep 2025 11:40

    Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji

    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.