Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Kepala Desa Dituntut Lebih Peka Terhadap Lingkungnya

Politik

Kepala Desa Dituntut Lebih Peka Terhadap Lingkungnya

Laporan : Sabri
Rabu, 02 Mar 2016 08:49
Sabri
Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rahman photo bersama Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan sejumlah pejabat lainnya saat menghadiri kegiatan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa se-Provinsi Riau, di Hotel Mutiara Merdeka, Selasa malam (1/3/2016)

PEKANBARU – Sebagai garda terdepan dalam pemerintahan dan pelayanan publik, kepala desa (kades) dituntut untuk lebih peka terhadap lingkunganya, terutama untuk mengantisipasi masalah kebakaran lahan dan hutan.

           
Demikian disampaikan Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rahman saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa se-Provinsi Riau, di Hotel Mutiara Merdeka, Selasa malam (1/3/2016). Selain dihadiri 1040 Kades, se-Riau, turut hadir pada acara tersebut, Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan sejumlah kepala daerah lainnya.
           
Pada pertemuan dengan Kades se-Provinsi, Gubri menekankan agar kepala desa tanggap terhadap penanggulangan kebakaran lahan dan hutan. Terkait dengan masalah ini, Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan, bahwa sejauh ini di Kabupaten Bengkalis mulai dari masyarakat, pemerintah desa, kecamatan dan pihak kabupaten telah siaga dalam menghadapi kebakaran lahan dan hutan. "Saat ini, masyarakat dan petugas tetap siapa menanggulangi karlahut," tandas Amril.
           
Selaras dengan intruksi Presiden agar daerah memperhatikan masalah kebakaran lahan dan hutan. Bahkan presiden mengancam untuk jajaran polisi dan TNI untuk melakukan pemecatan yang gagal menangani masalah kebakaran lahan dan hutan. Gubernur Riau, tidak menginginkan hal itu terjadi, karena penanggulanan masalah kebakaran lahan dan hutan menjadi tanggungjawab bersama, tidak hanya konsekwensinya terhadap Polri dan TNI. Kades sebagai ujung tombak dan garda terdepan yang berdampingan masalah lahan, dituntut untuk tanggap dan peka.
           
Untuk melakukan penanggulangan dan pencegahan kebakaran lahan dan hutan, Amril mengintruksikan kepada Kepala Desa untuk tetap siaga melakukan antisipasi, terutama di wilayahnya terdapat kawasan perkebunan baik itu milik masyarakat maupun perusahaan. Desa juga didorong untuk mengaktifkan gotong royong cegah karlahut, seperti yang dicanangkan oleh jajaran Polri.
           
"Penanggulangan masalah kebakaran lahan dan hutan ini, harus melibatkan seluruh elemen, baik itu masyarakat, pemerintah, aparat Polri/TNI, pihak swasta bahkan LSM. Kita harus gencar melakukan sosialisasi, sehingga masyarakat tidak berani untuk membakar lahan dan hutan," ungkapnya. 
           
Pada tahun 2015, Provinsi Riau mampu menekan titik api. Namun masih merasakan dampak kabut asap kiriman dari provinsi lain, sehingga mengakibatkan lumpuhnya segala sektor, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, transportasi, dan pertanian. (sbi)


Politik
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 16:48

    Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang

    Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:14

    Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah

    PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:12

    Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat

    JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk

  • Kamis, 25 Jun 2026 15:14

    Dramatis, Damkar dan Tim Medis di Makassar Bersinergi Lepaskan Mesin Penggiling dari Tangan Pasie

    Tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji Makassar melibatkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar dalam proses penanganan seorang pasien berini

  • Kamis, 25 Jun 2026 15:13

    KPK Lelang Barang Rampasan Kasus Taspen dan Kemnaker, Ini Waktunya

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang barang rampasan dari perkara PT Taspen dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada Hari Anti Korupsi Se-Dunia.Direktur Pelacakan Aset, Pengelola

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.