politik
Ketua PB NU Pusat : Islam Turunnya Memang di Arab, Tapi tidak Mesti Budaya Kita Seperti di Arab
Laporan:Sahril Ramadhana
Minggu, 08 Mei 2016 19:59
KERINCIKANAN - Pesantren Miftahul Quran menggelar acara Milad ke-V serta Tabligh Akbar, yang digelar di halaman Pondok Pesantren tersebut, di kampung Seminai, kecamatan Kerinci Kanan, Minggu (8/5/2016) pagi.
Tausiah yang dipimpin secara lansung oleh Ketua PB NU Pusat, Prof. Dr. KH. Said Agil Siradj ini, juga dihadiri Asisten III Pemkab Siak Jamaluddin, Ketua PBNU Riau, Anggota DPRD provinsi Riau, Anggota DPRD kabupaten Siak, Prokopimda kabupaten Siak, Camat Kerinci Kanan, Ketua PBNU kabupaten Siak, Ketua LPTQ kabupaten Siak dan kecamatan Kerinci Kanan, pengurus PBNU kecamatan Kerinci Kanan, serta seluruh Penghulu yang ada di wilayah kecamatan Kerinci Kanan.
Dalam sambutannya sekaligus memberikan Tausiah kepada masyarakat yang memadati halaman Pondok Pesantren tersebut, Ketua PB NU Pusat ini mengungkapkan, kebahagiaannya bisa berkunjung ke Negeri Istana yang sangat penuh sejarah tentang keberadaan islam dimasa lalu.
" Saya sangat bahagia berada di Siak ini, budaya islam sangat kental di kabupaten ini, saya juga berharap dan berdoa, semoga Siak ini di jauhkan dari ajaran-ajaran Radikalisme dan bau-bau teroris yang menyesatkan umat manusia," ujarnya, setelah usai meletak batu pertama pembangunan ruang kelas Pondok Pesantren tersebut.
Disisi lain lanjutnya, Islam punya integritas yang kuat, dan oleh karena itu kita harus ikut ijmak nya ulama dalam beribadah," tidak mesti kita ikut Budaya Arab, walau Islam turunnya dari Arab," imbuhnya.
Oleh karna itu katanya lagi, ia berharap di kabupaten Siak dijauhkan dari ajaran-ajaran yang menyesatkan Agama Islam,"kuatkan NU di Siak ini, jangan ada wahabi, terorisme, serta ajaran-ajaran yang menyesatkan ajaran Islam," pungkasnya.
Sementara itu, ditempat yang sama, Sambutan Bupati Siak yang diwakili oleh Asisten III Pemkab Siak Jamaluddin, berharap acara ini bisa menjadikan masyarakat Siak semakin meningkatkan diri dalam beribadah, "pemerintah kabupaten siak, menyambut baik kegiatan ini, harapannya dengan tabligh akbar ini menambah pengetahuan agama kita dan ketaatan kepada Allah S.W.T, "ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana M. Soamin kepada media ini, ia mengatakan, makna yang di lakukan untuk menghadirkan Ketua PB NU pusat ke pondok pesantren ini tidak terlepas untuk memberikan nuansa baik bagi agama Islam di kabupaten Siak .
"Lagi pula banyaknya ajaran yang tidak baik selama ini kita dengar-dengar, maka hari ini kita hadirkan Ketua PB NU pusat untuk memberikan tausiah kepada kita semua nya, ajaran NU adalah ajaran yang baik," katanya.
Adam Malik, selaku Pimpinan Ponpes tersebut juga mengungkapkan, dengan digelarnya Milad serta Tabligh Akbar tersebut, Ponpes yang dipimpinnya bisa terus berkembang kedepannya, "Diusia Ponpes ke 5 ini, saya selaku pimpinan ponpes akan terus memberikan yang terbaik demi meningkatkan kualitas pendidikan bagi para siswa-siswi yang menuntut ilmu di Ponpes ini" jelasnya. (ril)
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon