Politik
NasDem Soroti Poros Kertanegara-Teuku Umar, Gerindra: Ada yang Kebakaran Brewok
Sabtu, 10 Agu 2019 13:50
"Itu yang saya agak aneh, seharusnya pertemuan Pak Prabowo dan Pak Jokowi, Bu Mega dan Pak Prabowo, begitu diapresiasi oleh rakyat, ternyata ada yang 'kebakaran brewok'," kata Andre saat diskusi di Gado-gado Boplo, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8/2019).
Andre juga mengungkit soal sikap NasDem saat mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Dia menilai pernyataan itu berbeda dengan sikap NasDem saat ini.
"Dulu kan dia bilang NasDem berkoalisi dengan Pak Jokowi ini tanpa syarat. Koalisi tanpa syarat. Kita mendukung apa pun keputusan Pak Jokowi. Eh setelah menang berbeda dengan yang disampaikan selama ini. Sebelum menang, kita mendukung Pak Jokowi tanpa syarat," ujarnya.
"Saya ingin pastikan sampai saat ini tidak ada, belum ada keputusan resmi dari Partai Gerindra. Pak Prabowo akan memberikan keputusan di saat yang tepat dan pas. Yang jelas, Gerindra akan berpartisipasi secara konkret," kata.
Andre mengatakan akan menyarankan Prabowo mengambil sikap sebagai oposisi. Meski begitu, dia tetap akan patuh pada keputusan partai nantinya.
"Kalau saya pribadi, sesuai aspirasi dapil saya, Sumbar I, tentu kami menginginkan Partai Gerindra ada di luar pemerintahan. Saya akan mengusulkan pada Pak Prabowo untuk kita berada di luar pemerintahan menjadi oposisi yang konstruktif, di mana kebijakan Pak Jokowi yang baik kita dukung yang kurang baik kita kritisi. Tapi saya sebagai kader akan tegak lurus dengan apa pun keputusan partai saya," ujarnya.
"Pak Prabowo dengan Bu Mega punya hubungan spesial, khusus, secara personal dan kekeluargaan. Saat Pak Prabowo kembali ke Indonesia, dibantu Bu Mega dan Pak Taufiq Kiemas," tuturnya.
Poros Teuku Umar-Kertanegara itu sebelumnya mendapat respons 'dingin' dari NasDem. Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago awalnya mempersilakan apa pun partainya membuat poros.
"Dalam politik, sah-sah saja mau ada poros mana pun gitu ya. Kan partai politik di Indonesia ini sekarang banyak, ada lebih dari 13 kalau nggak salah. Jadi kalau ada yang ingin bikin poros-porosan, ya, silakan saja," ujar Irma di gedung DPR, Jakarta, Jumat (9/8).
Ia mengatakan, saat Pilpres 2019, muncul friksi tajam di masyarakat. Irma menyinggung soal politik identitas yang menguat selama kontestasi Pilpres 2019. Irma menyarankan agar perpecahan itu dapat diatasi terlebih dahulu sebelum Gerindra memutuskan berkoalisi dengan PDIP atau partai politik di Koalisi Indonesia Kerja (KIK) lainnya.
Kurang dari 24 Jam, Polsek Sinaboi Ringkus Residivis Pelaku Penganiayaan di Sungai Nyamuk
SINABOI-Polsek Sinaboi, Polres Rokan Hilir, berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Kepenghuluan Sungai Nyamuk, Kecamatan Sinaboi. Seorang pria berinisial RH (24),
Tiga Calon Direktur PT Siak Pertambangan dan Energi Lulus Tahapan UKK, Bersiap Hadapi Wawancara Akhir
SIAK â€" Proses seleksi terbuka pengisian jabatan Direktur PT Siak Pertambangan dan Energi (SPE) masa jabatan 2026â€"2031 kini memasuki babak final.Panitia Seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) se
Karyawan Swasta Diamankan Polres Dumai Bersama 220 Butir Diduga Pil Ekstasi
DUMAI - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Dumai. Petugas berhasil mengungkap
2,2 Juta Hektare Lahan Bersertifikat di Riau Masih Berstatus Kawasan Hutan, DPRD Desak Pemerintah Pusat Segera Beri Kepastian
PEKANBARU â€" Fakta mengejutkan terungkap jika sebelumnya sekitar 80 ribu hektare lahan bersertifikat berstatus kawasan hutan, kini DPRD Riau menemukan bahwa sekitar 2,2 juta hektare lahan yang telah
Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun
PEKANBARU â€" PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian dividen sebesar 40 persen dari total laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini disepakat