NasDem Tanggapi Prabowo Bakal Maju Capres Lagi: Dia Punya Cita-cita
Admin
Rabu, 10 Agu 2022 09:37
Partai Nasional Demokrat (NasDem) menghormati keputusan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang memutuskan akan maju sebagai calon presiden 2024. Menurut Wakil Ketua Umum NasDem Ahmad Ali, Prabowo punya cita-cita yang baik untuk membangun negeri.
"Bagus dong namanya orang mau berkompetisi sebagai calon presiden, tentunya dia punya cita-cita, punya keinginan untuk membangun negeri ini lebih baik," ujar Ali kepada wartawan, Selasa (9/8).
Apalagi Prabowo saat ini telah memenuhi syarat untuk maju sebagai calon presiden. Koalisi Gerindra dan PKB sudah mencukupi untuk membawa Prabowo berkompetisi.
"Prabowo memenuhi syarat itu, dia punya partai, punya koalisi," ujar Ali.
NasDem berharap dengan kehadiran Prabowo sebagai calon presiden mendorong Pilpres 2024 menghadirkan lebih dari dua pasangan calon.
"Kita berharap tentunya kompetisi kali ini diikuti lebih dari dua paslon," ujar Ali.
Sebelumnya, Partai Gerindra akan menggelar Rapimnas pada 12 Agustus 2022 mendatang. Dalam acara itu, Prabowo akan mendengar aspirasi kader tentang calon presiden di Pemilu 2024.
Prabowo mengatakan, hasil rapimnas nantinya bakal menentukan langkah Gerindra dalam membangun koalisi.
"Tanggal 12 akan ada Rapimnas Gerindra, kemudian nanti kita tunggu hasil Rapimnas gimana baru nanti tanggal 13 kita insya Allah kalau lancar semua, baru akan kita adakan pertemuan," jelas Prabowo di Kantor KPU, Jakarta, Senin (8/8).
Dia mengatakan, dorongan untuk maju capres lagi adalah tugas yang suci. Namun sampai saat ini, dia belum bisa memastikan apakah bakal maju lagi atau tidak. Sebab, menunggu Rapimnas Gerindra.
Namun, Prabowo menegaskan, bakal menerima dengan baik aspirasi kader tersebut apabila memang nantinya hasil Rapimnas meminta dirinya kembali maju sebagai Capres.
"Iya kita lihat hasil Rapimnas, tapi kalau saya dapat tugas saya tanggapi itu tugas yang suci, untuk berbakti dan mengabdi pada rakyat. Saya terima dengan baik seandainya nanti benar dicalonkan," kata Prabowo.