politik
NasDem sebut pemerintahan Jokowi tak anti kritik
Jumat, 23 Mar 2018 16:03
Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat terbuka pada setiap kritikan tokoh bangsa ataupun masyarakat. Menurutnya saat ini yang perlu dipermasalahkan adalah kritikan yang tidak berdasar.
"Pak Jokowi sangat humble dan sangat terbuka atas kritik. Apakah sikap pemerintah terhadap kritik yang jadi persoalan atau kritik yang tidak berdasar yang jadi soalnya. Saya kira yang jadi soal adalah kritik yang tanpa dasar dan bahkan menabur fitnah," kata Plate saat dihubungi, Jumat (23/3).
Plate menuturkan, saat ini yang patut dipermasalahkan adalah komentar Mantan Ketua MPR Amien Rais (AR). Sebab, kata dia, tudingan Amien sangat tidak berdasar.
"Justru yang perlu dikomentari pernyataan AR yang tanpa dasar. Dunia ini sudah terbolak balik," ungkapnya.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR ini menjelaskan dalam mengungkapkan kritik tentu harus melalui dasar yang jelas. Serta tidak menebarkan kritik merupakan fitnah belaka.
"Kritik boleh namun harus didukung dengan data dan dasar yang benar. Demi kebaikan bangsa maka sebaiknya Persoalkan juga pengkritik yang asal bunyi dan sebar fitnah. Itu justru yang perlu diluruskan dan diperbaiki," tandasnya.
Sebelumya, Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat berharap pemerintah tak arogan dalam menanggapi kritik. Hal itu menanggapi perdebatan Amien Rais dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. SBY meminta keduanya menyelesaikan persoalan dengan cara kekeluargaan.
"Pemerintah tak perlu arogan dalam menanggapi kritik. Negeri ini dibangun bukan untuk menjadi negara kekuasaan. Karena itu kedaulatan berada di tangan rakyat. Tapi rakyat juta tak boleh absolut," kata SBY.
Sementara, Wakil Sekjen Partai Solidaritas Indonesia, Danik Eka Rahmaningtiyas, mengkritik pernyataan politisi senior Amien Rais. Sebab mantan Ketua MPR itu tidak menyampaikan bukti kala menuding Presiden Joko Widodo.
"Saya menilai bahwa sebagai politisi senior dan tokoh bangsa, tudingan Pak Amien Rais tidak berdasar, bahkan cenderung asbun (asal bunyi)," katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/3).
Menurut Danik, program pembagian sertifikat tanah tidak hanya memberikan perlindungan hukum bagi rakyat kecil atas kepemilikan lahan. Namun juga memberikan nilai tambah ekonomi sebagai jaminan untuk mendapat akses modal dari perbankan. [fik]
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon