Nasrudin : Mari Bersatu Bangun Rohil
Laporan : Jonathan Surbakti
Sabtu, 06 Feb 2016 10:54
Menurut Nasruddin, selama pelaksanaan Pilkada serentak gelombang pertama Desember 2015 lalu, telah terjadi perbedaan dan silang pendapat dalam memberikan aspirasi politik. Sebab dalam politik perbedan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi.
"Mari kita hilangkan perbedaan dan silang pendapat, dan kita bersatu lagi serta dapat menjaga kelancaran agar terselenggaranya pembangunan di daerah kita ini secara baik. Kita mengucapkan tahniah dn selamat kepada KPU, Bawaslu, Panwaslu, serta seluruh penyelenggara pemilu sehingga Pilkada serentak di Rohil berjalan aman dn lancer," katanya.
Ditambahkan Nasrudin, dengan terpilihnya H Syatno yang berpasangan dengan Jamaluddin semoga pembangunan di Rohil bakal semakin maju dan berkembang demi kemakmurn dan kesejahteraan rakyat.(jon/adv/dprd)
KITB Diusulkan Kembali Jadi PSN, Istana Siak Masuk Agenda Revitalisasi Nasional
SIAK-Bupati Siak Afni Zulkifli terus memperjuangkan percepatan pembangunan daerah melalui dukungan pemerintah pusat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong Kawasan Industri Tanjung Buton (
Wujudkan Siak Berbasis Ekologi, Pemkab Gandeng Swiss, UNDP dan Mitra Internasional
SIAK-Bupati Siak Afni menerima audSIAK (CAKAPLAH) - Bupati Siak Afni menerima audiensi dan kunjungan lapangan dari perwakilan United Nations Development Programme (UNDP), Sekretariat Negara Swiss untu
Alghie, Pebulutangkis Muda Kuansing Sabet Juara I Kejuaraan Bulutangkis Riau
TELUKKUANTAN â€" Pebulutangkis muda berbakat asal Kuantan Singingi (Kuansing), M. Anneranta Al Ghiffari, sukses mengukir prestasi gemilang dengan menyabet gelar Juara I dalam Kejuaraan Bulutangkis Kap
Kejagung dan Satgas PKH Sukses Pulihkan Aset Negara Rp379 Triliun Lebih
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) berkolaborasi dengan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) berhasil memulihkan uang dan aset negara mencapai Rp379,2 triliun. Keberhasilan ini merupak
Geledah Kantor Bea Cukai Juanda Polisi Temukan Fakta Barang Tanpa Periksa Fisik
JAKARTA - Rantai mafia penyelundupan puluhan ribu ponsel diusut tuntas. Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Mabes Polri menghabiskan waktu delapan jam untuk menggeledah Kantor P