Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • PAN: Sejak 2014 Bima Arya Lebih Condong ke Jokowi

Politik

PAN: Sejak 2014 Bima Arya Lebih Condong ke Jokowi

Sabtu, 13 Apr 2019 10:11
Detik.com
Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo dan Waketum PAN Hanafi Rais
JAKARTA - Wali Kota Bogor terpilih, Bima Arya, yang juga elite PAN, resmi mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. PAN sebagai partai yang membesarkan Bima sudah melihat kecenderungan itu sejak 2014.

"Kalau Bima memilih mendukung pak Jokowi, ya biarin saja. Sejak 2014 dia memang lebih condong ke pak Jokowi. Dia termasuk pengurus DPP PAN saat itu yang menginginkan Ketum PAN bang Hatta Rajasa berpasangan dengan pak Jokowi," kata Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo, saat dihubungi, Sabtu (13/4/2019).

PAN yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno juga menyayangkan narasi Bima. Dradjad harusnya Bima mengapresiasi PAN meski berbeda pilihan.

"Saya menyayangkan Bima memakai narasi seolah-olah dia akan jadi korban pemecatan PAN. Seharusnya Bima menghormati dan mengapresiasi PAN, bukan menarasikan 'saya berjuang untuk pak Jokowi dan rela menjadi korban pemecatan PAN'," ujarnya.

Menurut Dradjad, PAN sudah berjasa mengangkat karir Bima di dunia politik. Sementara sumbangsi Wali Kota Bogor terpilih itu belum banyak dirasakan PAN.

"PAN sudah banyak berjasa mengangkat karir politik Bima. Saya tidak perlu buka-bukaan karena Bima itu adinda saya di partai. Di sisi lain, Bima belum berhasil menyumbangkan kursi DPR maupun DPRD bagi PAN dari Kotamadya Bogor. Dengan kata lain, kontribusinya bagi suara PAN masih belum memadai. Karena itu saya berharap, Bima bisa menunjukkan etika dan moral politik yang bagus terhadap PAN," pungkasnya.

Bima sebelumnya menyatakan dukungannya kepada Jokowi-Ma'ruf Amin dan siap dipecat karena partainya merupakan pengusung pasangan Prabowo-Sandiaga. Meski begitu dia mengaku tidak tebersit untuk keluar dari PAN. Bima menganggap langkahnya sesuai dengan tujuan awal didirikannya PAN, yakni menjunjung tinggi reformasi.

"Insyaallah saya siap atas segala risikonya. Prinsip saya, right on is my party. When it's right, keep it right. When it's wrong, make it right," ucap Bima di Bogor, yang dilansir Antara, Jumat (12/4/2019).


Sumber: detik.com

Politik
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jul 2026 16:29

    â Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF

    PAGARDEWAâ€" PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina berkomitmen penuh dalam optimalisasi pemanfaatan potensi gas domestik guna mendukung penguatan ketahanan energ

  • Senin, 06 Jul 2026 16:28

    Menaker dan Manajemen TikTok Gelar Pertemuan Usai Isu PHK di Tokopedia, Bagaimana Hasilnya?

    Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli telah melakukan pertemuan dengan manajemen TikTok dan Tokopedia untuk membahas isu yang berkembang terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) di kedua perusahaan tersebu

  • Senin, 06 Jul 2026 16:04

    Setahun Pasca Dirawat, Gajah Sumatera Berusia 60 Tahun di Tesso Nilo Kembali Aktif

    PEKANBARU -Kondisi seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) betina berusia 60 tahun yang hidup liar di Kantong Gajah Tesso Tenggara, Kabupaten Pelalawan, dipastikan dalam keadaan stabil.Satw

  • Senin, 06 Jul 2026 16:00

    DPRD Pekanbaru Soroti Lemahnya Pengawasan Tempat Hiburan Malam

    PEKANBARU �" Komisi I DPRD Kota Pekanbaru menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru masih belum berjalan maksimal. Indikasinya, masih ditemukan tempat hiburan yang diduga be

  • Senin, 06 Jul 2026 15:45

    Perda Tanah Ulayat Riau Disiapkan, DPRD Bidik Penyelesaian Konflik Agraria dan Berantas Mafia Tanah

    PEKANBARU â€" DPRD Riau melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanah Ulayat mulai membahas regulasi yang diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan agrari

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor