Selasa, 07 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • PAN Duga Pemeriksaan Hanum Rais Politis, TKN Jokowi: Tuduhan Jahat

Politik

PAN Duga Pemeriksaan Hanum Rais Politis, TKN Jokowi: Tuduhan Jahat

Kamis, 30 Mei 2019 08:59
Detik.com
Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Maruf, Raja Juli Antoni
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin merasa heran karena pemeriksaan Hanum Rais terkait kasus Ratna Sarumpaet disebut PAN politis. TKN Jokowi percaya institusi polisi bertindak profesional.

"Dari dulu polisi selalu dituduh politis. Sering dikait-kaitkan juga dengan intervensi politik dari Pak Jokowi dan TKN. Tuduhan itu jahat, karena polisi kita terus berusaha menjadi institusi yang profesional," ujar Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni, kepada wartawan, Rabu (29/5/2019).

Pemeriksaan Hanum, yang merupakan putri Amien Rais, dilakukan di gedung Ditkrimum Polda Metro Jaya, Senin (27/5). Hanum dicecar sebanyak 20 pertanyaan dalam pemeriksaan yang berlangsung kurang-lebih 10 jam.

Hanum dipanggil polisi karena dia adalah salah satu orang yang menyebarkan informasi bahwa luka lebam pada wajah Ratna adalah bekas penganiayaan.

"Soal Hanum, silakan saja publik menilai. Kasusnya terang benderang. Video Hanum yang viral bagian dari penguatan kebohongan yang dibuat oleh Ratna Sarumpaet. Sulit memisahkan kasus Ratna dan video Hanum. Kita serahkan kepada kepolisian menuntaskan kasus ini secara profesional," sebut Toni.

Sebelumnya, PAN akan selalu mendukung Hanum. PAN menduga ada bau-bau politik dalam pemeriksaan Hanum Rais pada kasus Ratna.

"Kami selalu dukung Mbak Hanum. Ada dugaan adanya upaya politis terhadap Mbak Hanum. Kalau Mbak Hanum kena, berarti ada ribuan orang juga yang harusnya bakal masuk penjara. Kan banyak juga, orang yang tidak tahu apa-apa ikut sebar, cuma karena peduli pada seorang ibu seperti RS (Ratna Sarumpaet). Tetapi, cuma dari koalisi kami yang dipermasalahkan," ujar Wasekjen PAN Faldo Maldini kepada wartawan, Rabu (29/5).


Sumber: detik.com

Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 07 Jul 2026 15:28

    Mensos Gus Ipul Bekali Kepala Sekolah Rakyat, Tekankan Empati dan Integritas sebagai Fondasi

    Dalam upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta para Kepala Sekolah Rakyat menjunjung tinggi empati dan integritas.Arahan tersebut

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:03

    BGN Dapat Wejangan KPK agar Penerima MBG Terfokus dan Tepat Sasaran

    Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, melakukan audiensi dengan pimpinan KPK. Agustina mengatakan pimpinan KPK menyar

  • Selasa, 07 Jul 2026 15:00

    Terdakwa Kasus Korupsi Gas USD 15 Juta Ngaku Depresi, Sidang Ditunda

    Jakarta - Majelis hakim menunda sidang kasus korupsi jual beli gas. Sidang ditunda karena terdakwa mengalami depresi sehingga tidak bisa melanjutkan sidang.Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Ja

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:25

    Dua Korban KM Gading 2 Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

    SIAK �" Tim gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan KM Gading 2 yang tenggelam saat melakukan draft survey di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupate

  • Selasa, 07 Jul 2026 14:23

    Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Benahi Perusahaan

    PEKANBARU-Mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Bupati Siak, Syamsuar, berharap Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang baru dilantik, Robi Junipa, mampu membawa perusahaan daerah tersebut kembali ber

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor