Politik
PD Tanggapi Chat Habib Rizieq-Yusril: SBY Tak Mungkin Propaganda Lawan Islam!
Kamis, 04 Apr 2019 11:47
"Terkait soal bawa-bawa nama Pak SBY di mana dikatakan Pak SBY sedang propaganda melawan politik Islam, jelas ngawur dan tidak benar itu," ungkap Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon kepada wartawan, Kamis (4/4/2019).
Chat Habib Rizieq dengan Yusril tengah ramai dibicarakan setelah Yusril membongkarnya ke publik. Dalam percakapan lewat aplikasi WhatsApp itu, Rizieq meragukan keislaman Prabowo sehingga memerlukan cawapres yang berlatar belakang ulama.
"Bagaimana ceritanya sekarang Pak SBY dituduh propaganda melawan Islam, sedang di zaman Pak SBY dulu berkuasa saja hubungan Pak SBY dengan ulama sangat baik. Hubungan Pak SBY dengan umat Islam sangat hangat dan dekat," kata Jansen.
"Mana pernah ada kita dengar keluar narasi kriminalisasi terhadap ulama di zaman pemerintahan Pak SBY seperti halnya saat ini. Bahkan di masa Pak SBY kehidupan keagamaan kita secara keseluruhan sangat sejuk," sambungnya.
Jansen mengatakan saat ini SBY merupakan wise person council bersama mantan Presiden Turki Abdullah Gul dan mantan Presiden Nigeria Abdusalam Abubakar di Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang bertugas memberikan pandangan dan nasihat kepada OKI tentang bagaimana mengelola masalah Islam sedunia. Ia juga mengungkit soal latar belakang SBY.
Soal polemik chat Habib Rizieq dan Yusril, Demokrat tak mau terlibat terlalu jauh. Jansen pun mempertanyakan keaslian dari screenshot percakapan WhatsApp yang disebar oleh Yusril.
"Selain kebenaran WA itu masih harus dibuktikan kebenarannya ditambah lagi pembahasannya ini terkait soal ke-islaman seseorang. Karena terkait hal ini, sebenarnya apalagi yang mau dibahas, kan sudah jelas Pak Prabowo itu Islam," kata dia.
Menurut Jansen, masalah keislaman Prabowo seharusnya tidak perlu menjadi perdebatan. Ia mengungkap soal administrasi Prabowo untuk maju di pemilu, termasuk pada Pilpres 2009 saat eks Danjen Kopassus tersebut menjadi cawapres Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno itu lalu mengaitkan buka-bukaan Yusril soal chat Habib Rizieq dengan elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Jansen meminta agar keislaman Prabowo tak dipersoalkan.
"Capek energi bangsa ini terus mengurusi hal yang demikian. Kalau elektabilitas 01 hari ini terus amblas dan semakin jauh dari pemilih Islam dan ulama, introspeksi, jangan-jangan kesalahannya ada di diri sendiri. Bukan kemudian keislaman pak Prabowo yang diganggu-ganggu," sebutnya.
Sebelumnya, Yusril mengungkap transkrip lengkap percakapan WhatsApp dengan Habib Rizieq yang meragukan keislaman Prabowo. Yusril menegaskan transkrip percakapan itu merupakan bukti bahwa dirinya tak menyebarkan kebohongan. Ia menyatakan bukti percakapan tersebut asli.
Menaker dan Manajemen TikTok Gelar Pertemuan Usai Isu PHK di Tokopedia, Bagaimana Hasilnya?
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli telah melakukan pertemuan dengan manajemen TikTok dan Tokopedia untuk membahas isu yang berkembang terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) di kedua perusahaan tersebu
Setahun Pasca Dirawat, Gajah Sumatera Berusia 60 Tahun di Tesso Nilo Kembali Aktif
PEKANBARU -Kondisi seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) betina berusia 60 tahun yang hidup liar di Kantong Gajah Tesso Tenggara, Kabupaten Pelalawan, dipastikan dalam keadaan stabil.Satw
DPRD Pekanbaru Soroti Lemahnya Pengawasan Tempat Hiburan Malam
PEKANBARU �" Komisi I DPRD Kota Pekanbaru menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru masih belum berjalan maksimal. Indikasinya, masih ditemukan tempat hiburan yang diduga be
Perda Tanah Ulayat Riau Disiapkan, DPRD Bidik Penyelesaian Konflik Agraria dan Berantas Mafia Tanah
PEKANBARU â€" DPRD Riau melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanah Ulayat mulai membahas regulasi yang diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan agrari
Polsek Bukit Kapur Edukasi Bahaya Narkoba kepada Ratusan Pelajar SMAN 8 Dumai
DUMAI-Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, personel Polsek Bukit Kapur Polres Dumai melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada para pelajar di SMAN 8 D