Kamis, 02 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • PDIP Dorong Kader Muda Jadi Bakal Cawapres Jokowi

politik

PDIP Dorong Kader Muda Jadi Bakal Cawapres Jokowi

Kamis, 15 Mar 2018 13:36
Liputan6.com
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyalami Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat Rakernas PDIP III Tahun 2018 di Badung, Bali, Jumat (23/2). Jokowi mengapresiasi kepercayaan yang kembali diberikan. (Liputan6.com/Pool/Biro Pers Setpress)

Jakarta PDI Perjuangan akan memunculkan kader muda sebagai bakal calon pendamping Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang.

Politikus PDIP Puan Maharani mengatakan, kader muda ini sudah dipersiapkan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Internal (PDIP) juga pasti punya nama. Insyaallah partai seperti PDIP punya kader yang terbaik, juga Ibu Ketua Umum mendorong kader muncul di manapun. Makanya muncul kalangan muda dari PDIP," kata Puan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Namun, Puan enggan mengungkapkan nama kader dari internal PDIP untuk didorong sebagai bakal cawapres Jokowi. Menurutnya, nama itu sudah disiapkan oleh Megawati.

"Banyaklah namanya. Sudah kita pertimbangkan dan Ibu Ketua Umum juga tahu siapa namanya," ungkap Puan.

PDIP, sambung Puan, menginginkan bakal cawapres yang bisa memperkuat karakter dari Jokowi di Pilpres 2019 mendatang. Kemudian, bakal cawapres itu juga diharapkan memiliki visi dan misi yang sama dengan Jokowi dan pemerintahan saat ini.

"Bahwa kita (PDIP) punya suatu kriteria spesifik, kita masih cair banget, masih empat bulan lagi," tandas Puan.

Sebelumnya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu membuka ruang kepada semua pihak untuk menjadi calon pendamping Joko Widodo atau Jokowi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Hasto menyebut, calon Wakil Presiden Jokowi bisa dari partai politik atau nonparpol.

"Sekali lagi tidak ada dikotomi bagi PDIP, karena parpol juga berdedikasi untuk negara. Semua terpanggil sebagai pemimpin untuk bangsa juga memiliki komitmen sama," kata Hasto di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2018).

Namun, untuk jadi cawapres Jokowi, ada syaratnya. Yang paling utama adalah memiliki kepemimpinan yang bagus, yakni dapat mengayomi masyarakat.

"Ciri kepemimpinan adalah dia (cawapres) bergerak ke bawah. Dia harus memahami siapa yang dipimpinnya," papar Hasto.


(Liputan6.com)

Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Nov 2025 09:37

    Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok

    Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh

  • Selasa, 04 Nov 2025 05:26

    AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader

    Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol

  • Senin, 27 Okt 2025 10:17

    H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau

    Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).

  • Kamis, 04 Sep 2025 13:45

    Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem

    Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon

  • Kamis, 04 Sep 2025 11:40

    Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji

    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor