Liputan6.com
Presiden Jokowi berbincang dengan Ketum PKB, Muhaimin Iskandar (tengah) dan Menteri BUMN Rini Soemarno saat menjajal kereta bandara menuju Stasiun Sudirman Baru, Selasa (2/1). (Liputan6.com/Pool/Kurniawan)
Jakarta - Wakil Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan menilai pertemuan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto merupakan bentuk yang bagus.
Dia mengatakan hal yang wajar pula bila Jokowi bertemu dengan
partai-partai yang berkoalisi di pemerintahan untuk membahas Pemilihan
Presiden (Pilpres) 2019.
"Enggak apa-apa, bagus. Sangat baik, memang presiden pada waktunya
harus membahas hal ini kepada semua partai koalisi," kata Daniel saat
dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Minggu (25/3/2018).
Dia meyakini pihaknya, terutama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin juga dijadwalkan akan bertemu Jokowi untuk membahas cawapres.
"Cak Imin juga pasti akan diajak membahas hal yang sama," jelas Daniel.
Sebelumnya, Presiden Jokowi
mengaku bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membahas
sejumlah hal di antaranya soal calon wakil presiden untuk Pilpres 2019,
di sela kegiatan olahraga pagi bersama di Kebun Raya Bogor, Sabtu.
"Ya ngobrol yang ringan-ringan, ngobrol mengenai Golkar, mengenai cawapres, bicara masalah negara, ya macam macam wong
namanya sambil joging kan enggak apa apa. Yang ringan ringan saja,"
kata Jokowi menjawab pertanyaan tentang apa saja yang diobrolkan saat
olahraga bersama itu.
Ia menyebutkan terkait cawapres, yang dibicarakan antara lain mengenai kriteria yang diinginkan Golkar.
"Ya tetap saya sampaikan mengenai kriteria-kriteria yang mungkin di
Golkar, kriteria apa sih yang diinginkan di Golkar," kata dia.
Ia menyebutkan pembahasan Cawapres Pilpres 2019 baru sebatas kriteria, belum ke orangnya.
"Di internal kita sendiri itu juga belum rampung," kata Jokowi.
(Liputan6.com)
Politik