Kamis, 02 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • PKB ingin lebih mesra, duetkan Jokowi dan Cak Imin sebagai pemimpin zaman now

politik

PKB ingin lebih mesra, duetkan Jokowi dan Cak Imin sebagai pemimpin zaman now

Rabu, 14 Mar 2018 14:33
merdeka.com
Jokowi dan Muhaimin Iskandar.
Merdeka.com - Juru bicara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR Syaikhul Islam Ali menuturkan, wacana poros baru pada Pilpres 2019 sudah usang. Menurutnya, partainya justru berniat mempererat hubungan dengan Presiden Joko Widodo dan partai pendukung lainnya.

"Isu poros baru sudah usang. Kami dari Partai Kebangkitan Bangsa sebagai pengusung pak Jokowi pada Pilpres 2014 lalu malah ingin meningkatkan kemesraan dengan pak Jokowi, juga dengan koalisi kami saat ini" kata Syaikhul Islam Ali melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (14/3).

Wakil Bendahara Umum PKB itu mengungkapkan, selama ini partainya tegak lurus mendukung pemerintahan Joko Widodo. Khususnya di dalam kabinet dan parlemen. PKB mengklaim tak pernah meninggalkan Jokowi.

"Di bawah komando Cak Imin, PKB tetap setia dan tak pernah mundur untuk mendukung pemerintahan Jokowi. Ketum kami selalu mengingatkan untuk bantu Pak Jokowi. Terutama melalui kader-kader PKB yang duduk di Kabinet Kerja," ucapnya.

Menurutnya, saat ini adalah momentum yang sangat tepat untuk mempererat hubungan koalisi dengan Jokowi.

"Kami mau koalisi tidak hanya di Kabinet dan Senayan saja. Sudah saatnya kader terbaik kami yang juga Ketum PKB, Cak Imin bersanding sebagai Cawapres Jokowi," tegasnya.

Dia menilai Jokowi dan Cak Imin akan menjadi pasangan ideal. Pengalaman dan elektabilitas Cak Imin diklaim menjadi unsur penting dan modal cawapres Jokowi.

"Pasangan Jokowi dan Cak Imin akan menjadi pasangan pemimpin zaman Now. Cak Imin berpengalaman cukup lama di Parlemen, bukan hanya sebagai anggota tapi juga sebagai pimpinan DPR RI. Beliau juga pernah jadi menteri. Dari segi elektabilitas, nama Cak Imin masuk top rangking semua lembaga survei, trennya cenderung naik," terang Syaikhul.

Dia menambahkan, dari segi representasi, Cak Imin bukan hanya mewakili partai berbasis Islam tapi juga kalangan santri dan Islam Pluralis. Apalagi Cak Imin terkenal sebagai pelopor Nusantara Mengaji. " Kurang apa lagi coba, tutupnya.


Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Nov 2025 09:37

    Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok

    Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh

  • Selasa, 04 Nov 2025 05:26

    AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader

    Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol

  • Senin, 27 Okt 2025 10:17

    H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau

    Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).

  • Kamis, 04 Sep 2025 13:45

    Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem

    Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon

  • Kamis, 04 Sep 2025 11:40

    Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji

    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor