Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • PPP Ragukan Status Kader Massa Beratribut Partainya di Kampanye Sandi

Politik

PPP Ragukan Status Kader Massa Beratribut Partainya di Kampanye Sandi

Sabtu, 06 Apr 2019 10:10
Detik.com
JAKARTA - Massa beratribut PPP menghadiri kampanye Sandiaga Uno di Gunung Kidul, bahkan mendapat hadiah dari cawapres nomor urut 02 itu. DPP PPP meragukan status kader dari massa tersebut.

"Saya meragukan dia kader PPP yang di bawah kami, yang resmi ya, meragukan bahwa itu kader PPP yang resmi mendukung Pak Jokowi," kata Ketua DPP PPP Lena Maryana Mukti saat dikonfirmasi, Sabtu (6/4/2019).

Lena meragukan status kader partai dari massa yang hadir di kampanye Sandi lantaran menurutnya elemen PPP solid mengusung Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Dia berbicara soal massa sempalan.

"Bisa aja orang yang menyempal, mengaku-aku PPP, tetapi officialy, secara resmi, kader seluruh Indonesia, pengurus resmi, mendukung 01. Kalau ada yang mengaku-aku kader PPP saya ragukan karena tidak ada instruksi untuk mendukung 02, yang ada adalah sikap resmi PPP mendukung 01," tegas Lena.

Lena menegaskan mereka komit memenangkan Jokowi-Amin. Selain itu, dia berharap calon lain bisa menghargai sikap PPP dengan tidak memberi panggung kepada massa yang mengklaim sebagai kader partai berlambang Kakbah itu.

"Dan berharap pasangan calon lain karena sudah tahu ada sikap resmi PPP yang resmi, ya tidak memberikan kesempatan mengacaukan situasi dengan membiarkannya, membiarkan apalagi memberikan kesempatan kepada orang mengaku PPP untuk tampil panggung," ucap Lena.

Sebelumnya diberitakan, di Gunungkidul kampanye Sandi disambut ribuan pendukung partai koalisi dan sejumlah orang beratribut PPP. Sandiaga sempat maju untuk menyapa pendukungnya tersebut. Bahkan, dia memberikan kopiah yang dipakainya kepada satu dari puluhan pendukung PPP yang hadir.

"Dapat kopiah khas Kutai, dan ini saya mau saya hadiahkan ke salah satu teman (pendukung PPP yang datang ke lokasi kampanye terbuka)," kata Sandiaga di hadapan ribuan pendukung, Jumat (5/4).


Sumber: detik.com

Politik
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jul 2026 16:29

    â Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF

    PAGARDEWAâ€" PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina berkomitmen penuh dalam optimalisasi pemanfaatan potensi gas domestik guna mendukung penguatan ketahanan energ

  • Senin, 06 Jul 2026 16:28

    Menaker dan Manajemen TikTok Gelar Pertemuan Usai Isu PHK di Tokopedia, Bagaimana Hasilnya?

    Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli telah melakukan pertemuan dengan manajemen TikTok dan Tokopedia untuk membahas isu yang berkembang terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) di kedua perusahaan tersebu

  • Senin, 06 Jul 2026 16:04

    Setahun Pasca Dirawat, Gajah Sumatera Berusia 60 Tahun di Tesso Nilo Kembali Aktif

    PEKANBARU -Kondisi seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) betina berusia 60 tahun yang hidup liar di Kantong Gajah Tesso Tenggara, Kabupaten Pelalawan, dipastikan dalam keadaan stabil.Satw

  • Senin, 06 Jul 2026 16:00

    DPRD Pekanbaru Soroti Lemahnya Pengawasan Tempat Hiburan Malam

    PEKANBARU �" Komisi I DPRD Kota Pekanbaru menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru masih belum berjalan maksimal. Indikasinya, masih ditemukan tempat hiburan yang diduga be

  • Senin, 06 Jul 2026 15:45

    Perda Tanah Ulayat Riau Disiapkan, DPRD Bidik Penyelesaian Konflik Agraria dan Berantas Mafia Tanah

    PEKANBARU â€" DPRD Riau melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanah Ulayat mulai membahas regulasi yang diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan agrari

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor