Selasa, 07 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Partai Berkarya ke Prabowo: Kalau Tolak Pilpres, Tolak Pileg Juga Dong

Politik

Partai Berkarya ke Prabowo: Kalau Tolak Pilpres, Tolak Pileg Juga Dong

Kamis, 16 Mei 2019 10:14
Ketua DPP Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang (Foto: Dok. Pribadi)
JAKARTA - Partai Berkarya meminta Calon Presiden yang didukungnya, Prabowo Subianto, untuk menolak hasil Pemilu 2019 secara total. Bila dia menolak hasil Pemilu Presiden, maka hasil Pemilu Legislatif juga harus ditolak sekalian.

"Kalau mau tolak hasil Pilpres, ya tolak hasil Pileg juga dong," kata Ketua DPP Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang, kepada wartawan, Kamis (16/5/2019).

Menurutnya, Pilpres dan Pileg ada dalam satu paket Pemilu 2019. Dalam koalisi parpol pendukung Prabowo, tak hanya Partai Gerindra yang berkepentingan di Pemilu, namun Partai Berkarya juga sama-sama punya kepentingan di Pemilu.

"Apalagi Berkarya di Pileg kali ini belum maksimal dan juga banyak dicurangi. Perlu disuarakan juga kalau memang peduli," kata Picunang.

Dia sadar Gerindra punya ranking tinggi dalam hasil hitung cepat Pileg KPU sementara ini. Sedangkan Berkarya punya ranking rendah. Bila saja hasil Pileg ditolak, risikonya Gerindra juga menolak hasil Pileg yang bisa jadi menguntungkan partai besutan Prabowo itu.

"Itu risiko, kalau berjuang itu bersama-sama merasakan kemenangan atau kekalahan, tidak menang sendiri," ujar Picunang.

Partai Berkarya hanya akan senada dengan sikap Prabowo bila Prabowo menolak pula hasil Pileg. "Senada bila yang ditolak Pilegnya jga, karena kecurangan tidak hanya Pilpres tapi Pileg juga," kata Picunang.

Seperti diketahui, Prabowo-Sandiaga menggelar simposium klaim kecurangan Pemilu 2019, Selasa (14/5). Saat memberikan pidato, Prabowo menyatakan menolak hasil penghitungan Pemilu 2019 yang dilakukan KPU karena dianggap penuh kecurangan.

"Kami masih menaruh harapan kepadamu (KPU). Tapi sikap saya yang jelas saya akan menolak hasil penghitungan Pemilu. Hasil penghitungan yang curang. Kami tidak bisa menerima ketidakadilan dan ketidakjujuran," ujar Prabowo.



Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 07 Jul 2026 11:35

    Temui Plt Gubri, PSPS Pekanbaru Minta Kelola Stadion Kaharuddin Nasution Selama Lima Tahun

    PEKANBARU-Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk terus mendukung kemajuan PSPS Pekanbaru.Pemprov Riau pun membuka ruang

  • Selasa, 07 Jul 2026 11:26

    Musorprovlub NPC Riau 2026 Digelar, Ketua Terpilih Diminta Perkuat Prestasi Atlet

    PEKANBARU-Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) National Paralympic Committee (NPC) Riau 2026 resmi digelar sebagai momentum menentukan kepemimpinan baru organisasi sekaligus memperku

  • Selasa, 07 Jul 2026 11:22

    UI Hadirkan Inovasi Edukasi PHBS Berbasis Budaya Melalui Ular Tangga Sunda

    Universitas Indonesia (UI) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat dengan menghadirkan inovasi edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) berbasis budaya. Inovasi ini diwujudkan me

  • Selasa, 07 Jul 2026 11:18

    Menhut Rampungkan Regulasi Perdagangan Karbon, Menko Pangan Dorong Percepatan di Sektor Lain

    Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut Kementerian Kehutanan menjadi salah satu sektor yang paling cepat menerjemahkan kebijakan pemerintah terkait nilai ekonomi karbon ke dalam reg

  • Selasa, 07 Jul 2026 10:43

    Prabowo Bakal Terima Kunjungan PM Narendra Modi di Istana Negara Hari Ini

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bakal menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Istana Negara pada Selasa (7/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, kedua negara dijadwalkan menand

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor