Selasa, 07 Jul 2026
Temui Plt Gubri, PSPS Pekanbaru Minta Kelola Stadion Kaharuddin Nasution Selama Lima Tahun
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 07 Jul 2026 11:35
PEKANBARU-Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk terus mendukung kemajuan PSPS Pekanbaru.
Pemprov Riau pun membuka ruang kerja sama selama pengelolaan stadion dilakukan secara bertanggung jawab oleh klub sepak bola kebanggaan masyarakat Bumi Lancang Kuning itu.
"Ya saya tentu mendukunglah bagaimana kita bekerja sama untuk kemajuan PSPS ini. Silakan pakai stadion itu, tapi ingat harus memperhatikan perawatannya," ujar Plt Gubri SF Hariyanto saat menerima audiensi manajemen PSPS Pekanbaru, Senin (6/7/2026) di Kantor Gubernur Riau.
SF Hariyanto mengaku jika dirinya sangat memberikan perhatian terhadap kondisi sejumlah fasilitas penunjang di Stadion Kaharuddin Nasution.
Menurutnya, kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum harus menjadi bagian dari prioritas pengelola demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Seperti contoh, saya waktu nonton di stadion kasihan melihat kondisi musala. Kalau bisa ini menjadi catatan untuk pengelola supaya bisa dirawat, jika itu bersih masyarakat pasti nyaman," pesannya.
Sementara itu, Chairman PSPS Pekanbaru, I Gede Widiade dalam kesempatan itu membahas beberapa hal dalam persiapan PSPS Pekanbaru menghadapi kompetisi musim baru.
Selain pembentukan tim yang kompetitif, aspek infrastruktur, pengelolaan stadion, hingga dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menunjang prestasi sebuah klub.
I Gede mengatakan bahwa kedatangannya bersama jajaran manajemen membawa tiga agenda utama yang diharapkan mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau.
"Saya sebagai Chairman sekaligus CEO PSPS Pekanbaru, hari ini menghadap Pak Plt Gubernur dengan membawa tiga agenda utama. Pertama, kami ingin melaporkan sejauh mana persiapan PSPS Pekanbaru dalam rangka mengarungi kompetisi musim 2026-2027," ujar Gede.
Langkah strategis kedua yang disampaikan berkaitan dengan rencana pengelolaan Stadion Kaharuddin Nasution. Dijelaskan, pihaknya berharap dapat menjalin kerja sama pengelolaan stadion dalam jangka waktu lima tahun agar pengembangan fasilitas dapat dilakukan secara lebih optimal.
"Kedua, kami ingin menindaklanjuti keinginan untuk mengelola stadion yang saat ini kami gunakan. Kami berharap stadion ini dapat dikerjasamakan dengan kami selama lima tahun ke depan," jelasnya.
Dia menjelaskan, skema kerja sama yang ditawarkan bersifat saling menguntungkan. Dengan pola tersebut, pemerintah tidak lagi terbebani biaya pemeliharaan stadion dan daerah tetap memperoleh pemasukan dari hasil pembagian pendapatan pertandingan.
"Skema yang kami tawarkan tentu kerja sama saling menguntungkan (win-win solution). Pemerintah Provinsi tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk perawatan stadion, tetapi justru akan mendapatkan pendapatan dari kami melalui pembagian beberapa persen terkait hasil tiket penonton," terangnya.
Selain itu, I Gede juga mengajukan permohonan dispensasi biaya penggunaan Stadion Kaharuddin Nasution sebagaimana kebijakan yang diterapkan pada musim sebelumnya. Ia menambahkan, selama ini biaya perawatan stadion sepenuhnya sudah ditanggung oleh pihak klub.
"Ketiga, kebijakan dispensasi penggunaan Stadion Kaharuddin Nasution seperti tahun lalu, kami memohon kebijakan untuk memberikan kemudahan dispensasi dalam penggunaan stadion. Pasalnya, selama ini biaya maintenance dan fasilitas lampu stadion 100 persen dikelola serta dibiayai oleh pihak PSPS. Hal ini kami lakukan demi memastikan penyediaan lampu dan perawatan lapangan sepak bola memenuhi regulasi resmi dari PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB). Oleh karena itu, kami berharap biaya penggunaan lapangan dapat dilakukan dispensasi," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gede juga berharap adanya dukungan Pemerintah Provinsi Riau dalam memperluas jaringan sponsor lokal. Menurutnya, hingga kini sebagian besar sponsor dan pemasang iklan masih berasal dari luar daerah.
"Selain tiga hal tersebut, karena PSPS ini bukan hanya milik Pekanbaru melainkan milik masyarakat Riau pada umumnya, kami melihat sejauh ini sponsor dan iklan masih banyak yang berasal dari Jakarta. Oleh karena itu, kami memohon bantuan Pak Plt Gubernur untuk membantu mengoptimalkan dukungan sponsor lokal dari perusahaan-perusahaan yang ada di Riau," harapnya.
I Gede turut menyampaikan apresiasi kepada Plt Gubernur Riau, Kapolda Riau, serta Wali Kota Pekanbaru. Hal tersebut lantaran selama ini tiga tokoh tersebut dinilai memberikan dukungan besar terhadap operasional, pengamanan, dan perkembangan PSPS Pekanbaru.
"Saya sangat berterima kasih kepada tiga tokoh kunci, yaitu Pak Plt Gubernur Riau, Pak Kapolda Riau, dan Pak Walikota Pekanbaru. Ketiga pejabat inilah yang sangat luar biasa membantu kelancaran operasional PSPS Pekanbaru. Kami juga memohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar PSPS insyaallah dapat melangkah dan promosi ke Liga 1 pada musim depan," (cakplah)
Sumber: https://www.cakaplah.com/berita/baca/137788/2026/07/06/temui-plt-gubri-psps-pekanbaru-minta-kelola-stadion-kaharuddin-nasution-selama-lima-tahun/#sthash.EeE4eXRs.dpbs
komentar Pembaca