Sabtu, 27 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Pasca-OTT Santoso, KY Minta MA Lakukan Langkah Konkret

politik

Pasca-OTT Santoso, KY Minta MA Lakukan Langkah Konkret

Jumat, 01 Jul 2016 16:16
Okezone
Ilustrasi Mahkamah Agung

JAKARTA - Pasca-operasi tangkap tangan (OTT) terhadap panitera pengganti Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Santoso, Komisi Yudisial (KY) meminta Mahkamah Agung (MA) memimpin langsung upaya bersih-bersih di lingkungan peradilan.

Juru Bicara KY, Farid Wajdi, menegaskan MA harus menunjukkan langkah konkret untuk mengembalikan citra lembaga peradilan.

"Mesti ada upaya yang sifatnya terus-menerus dilakukan agar jajaran pengadilan tidak memperdagangkan hukum dan keadilan," ujar Farid saat dikonfirmasi awak media, Jumat (1/7/2016).

Adapun jajaran pengadilan, lanjut Farid, harus membangun sistem yang lebih baik mulai seleksi awal; pola mutasi dan promosi; sistem pembinaan dan pengawasan; serta penegakan sanksi dan penghargaan atas kinerja baik.

Selain itu, sistem dan aturan serta keteladanan dari pimpinan yang memandu jajaran pengadilan agar tidak korupsi adalah pintu masuk agar praktik perdagangan hukum dapat dikurangi.

"Langkah jangka pendek itu perlu dilakukan untuk mengurangi praktek perdagangan hukum, jikalau tindakan besar untuk membersihkan pengadilan tidak mungkin dapat dilakukan untuk waktu yang singkat," imbuhnya.

Karena itu, Farid meminta agar MA mencari titik masalah, mengapa di tengah gencarnya OTT oleh KPK terhadap oknum hakim dan aparat pengadilan, sama sekali justru tidak membuat takut.

"Apa yang salah? Kata kuncinya adalah evaluasi seluruh jajaran dan birokrasi peradilan, sistem, dan aturan. Setelah itu lakukan pembenahan internal, diiringi dengan upaya bersih-bersih secara komprehensif. Termasuk pun terbuka dan dapat bekerja sama dengan pihak eksternal untuk menempatkan lembaga peradilan sebagai peradilan yang bersih," tandasnya. (okezone.com)

Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Nov 2025 09:37

    Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok

    Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh

  • Selasa, 04 Nov 2025 05:26

    AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader

    Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol

  • Senin, 27 Okt 2025 10:17

    H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau

    Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).

  • Kamis, 04 Sep 2025 13:45

    Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem

    Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon

  • Kamis, 04 Sep 2025 11:40

    Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji

    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.