Politik
Prabowo Sebut Ibu Pertiwi Diperkosa, TKN: Pernyataan Semakin Tak Terkendali
Senin, 08 Apr 2019 10:21
"Apa karena sudah kalap sehingga pernyataan-pernyataannya menjadi semakin tak terkendali dengan menggunakan bahasa-bahasa tidak menunjukkan dirinya sebagai Capres?," ujar Jubir TKN Ace Hasan Syadzily saat dihubungi, Minggu (7/4/2019).
Ace melanjutkan, tidak ada rakyat yang akan simpati dengan pemimpin yang selalu terlihat emosi tak terkendali, serta selalu marah dan berjarak dengan rakyat. Ace pun mempertanyakan bahasa 'Ibu Pertiwi diperkosa' yang diungkapkan Prabowo.
"Apa tidak ada kata lain yang lebih terhormat untuk menghargai bangsa sendiri selain 'diperkosa'?," kata Ace.
"Tak ada satupun tawaran program konkret selain membangkitkan emosi dengan retorika politik basi. Tak ada pernyataan yang menunjukkan bahwa pernyataannya itu sesuai dengan akal sehat," tuturnya.
"Ini era demokrasi, Pak Prabowo. Tidak ada yang bisa mengendalikan para kepala daerah selain bahwa mereka mengakui Pak Jokowi itu telah bekerja dengan sungguh-sungguh untuk rakyat di daerahnya. Tidak ada kepala desa yang dipaksa selain bahwa mereka sudah merasakan sendiri program dana desa yang diturunkan itu menjadikan jalan-jalan di desa dan infrastruktur lainnya menjadi lebih baik di era pemerintahan Jokowi ini," lanjutnya.
Ace juga menambahkan, di era saat ini tidak ada ulama dan kyai yang dikejar-kejar dengan masalah hukum kecuali memang melanggar hukum.
"Tak ada artis dihukum kecuali dia arogan dan terbukti secara hukum melakukan ujaran kebencian. Sadarlah Pak Prabowo. Kedepankan akal sehat, jangan marah-marah melulu, kendalikan emosi. Bangsa ini membutuhkan pemimpin yang bekerja dengan tenang dan berpengalaman sehingga dapat membawa Indonesia maju," imbuhnya.
"Saya bersyukur, berterima kasih Allah SWT Tuhan Maha Besar, terima kasih ya Tuhan, kau berikan kesempatan untuk membela rakyat saya. Kau beri kesempatan untuk melawan angkara murka, untuk melawan ketidakadilan, untuk melawan pemimpin-pemimpin yang menipu rakyatnya sendiri," kata Prabowo dalam pidatonya di GBK, Jakarta, Minggu (7/4).
"Saya berdiri di sini karena saya berpandangan bahwa negara kita sedang sakit, saudara-saudara sekalian. Ibu pertiwi sedang diperkosa, saudara-saudara sekalian!" kata Prabowo.
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno pun menjelaskan maksud pernyataan Prabowo itu.
"Maksud beliau, kondisi sekarang itu dengan ekonomi sulit, lalu rakyat kesulitan mencari kerja, harga kebutuhan bahan pokok tinggi, lalu ditambah sumber daya alam kita hasilnya dinikmati dibawa ke luar negeri, itu maksudnya dibilang sama Pak Prabowo itu Ibu Pertiwi diperkosa," kata juru bicara BPN Andre Rosiade kepada wartawan, Minggu (7/4).
â Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF
PAGARDEWAâ€" PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina berkomitmen penuh dalam optimalisasi pemanfaatan potensi gas domestik guna mendukung penguatan ketahanan energ
Menaker dan Manajemen TikTok Gelar Pertemuan Usai Isu PHK di Tokopedia, Bagaimana Hasilnya?
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli telah melakukan pertemuan dengan manajemen TikTok dan Tokopedia untuk membahas isu yang berkembang terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) di kedua perusahaan tersebu
Setahun Pasca Dirawat, Gajah Sumatera Berusia 60 Tahun di Tesso Nilo Kembali Aktif
PEKANBARU -Kondisi seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) betina berusia 60 tahun yang hidup liar di Kantong Gajah Tesso Tenggara, Kabupaten Pelalawan, dipastikan dalam keadaan stabil.Satw
DPRD Pekanbaru Soroti Lemahnya Pengawasan Tempat Hiburan Malam
PEKANBARU �" Komisi I DPRD Kota Pekanbaru menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru masih belum berjalan maksimal. Indikasinya, masih ditemukan tempat hiburan yang diduga be
Perda Tanah Ulayat Riau Disiapkan, DPRD Bidik Penyelesaian Konflik Agraria dan Berantas Mafia Tanah
PEKANBARU â€" DPRD Riau melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanah Ulayat mulai membahas regulasi yang diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan agrari