Sabtu, 27 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Ruhut sebut pembisik SBY copot dirinya orang stres

Ruhut sebut pembisik SBY copot dirinya orang stres

Senin, 22 Agu 2016 19:38
Merdeka.com
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencopot Ruhut Sitompul dari posisi Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat. Ruhut pun beraksi atas pencopotannya itu.


Dalam akun Twitter @ruhutsitompul, pria yang kini duduk sebagai anggota Komisi III DPR ini berkicau ada orang stres yang ketakutan dirinya ada di Demokrat.

"Ha ha ha orang2 stresssssssss yg ketakutan melihat Aku di Partai Demokrat maunya Aku dipecat dari PD, ka'cian deh apa Pak SBY berani PECAT," kicau Ruhut, Senin (22/8).

Sebelumnya, Ruhut menduga pemberhentian dirinya berawal dari sikap kerasnya terhadap Wakil Bendahara Umum Partai Demokrat Putu Sudiartana yang menjadi tersangka dalam kasus korupsi proyek infrastruktur di Sumatera Barat.

Dia menduga ada pihak-pihak yang merasa tidak senang dengan ucapannya dan melapor ke Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono. Tak hanya kasus Putu, kata Ruhut, pihak tersebut mengaitkannya dengan dukungannya kepada Joko Widodo saat Pilpres 2014 lalu. Dia menyebut aktor di balik pencopotan ini adalah koleganya Amir Syamsuddin.

"Dikait-kaitin lah yang lain termasuk gua dukung Jokowi. Eh sorry saja menang. Setelah Jokowi presiden, kongres mereka bilang pecat. Aku ini ketua (DPP bidang) polhukam memangnya aku dipecat, emangnya aku cuma jubir aku kan Ketua DPP. Tapi aku senang tambah beken," kata Ruhut saat dihubungi, Senin (21/8).

"Enggak tahu. Mungkin mereka nafsu melihat aku di Danau Toba dengan Pak Jokowi. Hahahaha. Tapi enggak apa-apa aku makin senang makin beken," sambungnya.

Ruhut juga menduga, pernyataan dirinya yang terkesan membela Arcandra dan Gloria terkait kasus kewarganegaraan ganda beberapa waktu lalu juga menjadi senjata untuk mencopotnya.

"Awalnya itu, mereka kait-kaitin gua bela Arcandra, bela Gloria. Seolah-olah Ruhut mendukung Pak Jokowi melanggar hukum. Gloria coba kalau menimpa kau punya ade, apa salahnya Gloria. Apa salahnya Arcandra. Dia orang hebat jenius diundang jadi menteri kok salah-salahin dia," tegasnya. (merdeka.com)
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Nov 2025 09:37

    Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok

    Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh

  • Selasa, 04 Nov 2025 05:26

    AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader

    Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol

  • Senin, 27 Okt 2025 10:17

    H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau

    Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).

  • Kamis, 04 Sep 2025 13:45

    Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem

    Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon

  • Kamis, 04 Sep 2025 11:40

    Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji

    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.