Politik
Sandi Apresiasi Sri Mulyani, TKN Jokowi Serang Fadli
Sabtu, 06 Apr 2019 09:35
Bermula dari cuitan Fadli Zon di twitter yang menyerang Sri Mulyani, menurut Fadli gelar Menkeu terbaik se-Asia itu tidak pantas diberikan kepada Sri. Namun, hal ini berbanding terbalik dengan Sandiaga yang justru memberi apresiasi, bahkan melirik Sri masuk ke dalam kabinet Prabowo-Sandi jika terpilih di pilpres mendatang.
"Fadli Zon selalu bersikap apriori terhadap Sri Mulyani, ada apakah gerangan? Apalagi kebiasaannya bawa-bawa nama rakyat, emangnya Fadli Zon tahu tentang keinginan dari 265 juta rakyat Indonesia?" kata anggota TKN, Inas Nasrullah Zubir kepada wartawan, Sabtu (6/4/2019).
Dia bahkan menyebut perbedaan pandangan antara Sandi dan Fadli itu lantaran adanya persaingan antara mereka. Inas menduga hubungan Sandi dan Fadli tidak akur.
"Apalagi Sandiaga dengan sengaja memanas-manasi Fadli Zon dengan mengatakan bahwa konsep pemerintahan Prabowo Sandi sangat kuat dan cocok dengan Sri Mulyani, hal ini semakin membuat Fadli Zon begitu kecil dimata Sandiaga Uno," imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua TKN, Abdul Kadir Karding meminta Sandiaga tidak berandai-andai memasukkan Sri ke dalam kabinetnya. Menurutnya pernyataan Sandi yang seakan-akan menginginkan Sri di kabinet itu karena ingin mengejar suara kelompok menengah yang saat ini dinilainya Jokowi masih unggul.
"Mau lirik gimana? Wong jadi aja jauh, Saya kira itu upaya aja untuk mempengaruhi kelompok-kelompok menegah yang menganggap BU Sri Mulyani figur yang cerdas, memiliki kemampuan diatas rata-rata sehingga dikelola secara politik oleh Mas Sandi," ujar Karding
"Mas sandi akan habis dilirik aja, karena insya Allah Mas Sandi nggak akan pernah jadi, karena surveinya terlalu jauh. Jadi menurut saya itu adalah cara politik untuk pengaruhi persepsi publik, sekali lagi kalau lihat survei ya masih dilirik lah artinya udah stop mampunya hanya sebatas melirik lah, bukannya mendahului Allah tapi saya kira nggak akan jadi wapres atau presiden," tutur Karding.
"Bu Sri memiliki keharusan untuk punya pemerintahan yang kuat dengan kepemimpinan yang tegas. Bu Sri akan jauh lebih cemerlang bersama Prabowo-Sandi, karena kami jelas akan mereformasi secara struktural, dan itu dibutuhkan pemerintah yang kuat dengan kepemimpinan yang tegas," tutur Sandi
Sementara Fadli menilai Sri Mulyani hanya sebagai menteri keuangan terbaik di mata asing bukan di mata masyarakat Indonesia. Sindiran itu diutarakannya melalui akun twiternya @fadlizon.
â Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF
PAGARDEWAâ€" PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina berkomitmen penuh dalam optimalisasi pemanfaatan potensi gas domestik guna mendukung penguatan ketahanan energ
Menaker dan Manajemen TikTok Gelar Pertemuan Usai Isu PHK di Tokopedia, Bagaimana Hasilnya?
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli telah melakukan pertemuan dengan manajemen TikTok dan Tokopedia untuk membahas isu yang berkembang terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) di kedua perusahaan tersebu
Setahun Pasca Dirawat, Gajah Sumatera Berusia 60 Tahun di Tesso Nilo Kembali Aktif
PEKANBARU -Kondisi seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) betina berusia 60 tahun yang hidup liar di Kantong Gajah Tesso Tenggara, Kabupaten Pelalawan, dipastikan dalam keadaan stabil.Satw
DPRD Pekanbaru Soroti Lemahnya Pengawasan Tempat Hiburan Malam
PEKANBARU �" Komisi I DPRD Kota Pekanbaru menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru masih belum berjalan maksimal. Indikasinya, masih ditemukan tempat hiburan yang diduga be
Perda Tanah Ulayat Riau Disiapkan, DPRD Bidik Penyelesaian Konflik Agraria dan Berantas Mafia Tanah
PEKANBARU â€" DPRD Riau melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanah Ulayat mulai membahas regulasi yang diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan agrari