Politik
Sudah Lima Paslon Mendaftar Di KPU Kampar
Laporan: Suhaimi
Jumat, 23 Sep 2016 09:06
BANGKINANG - Hari kedua semenajak di buka pendaftaran bakal calon Bupati dan wakil Bupati Kampar olehj KPU Kampar tanggal 21/9/2016, sudah empat pasang yang mendaftar di KPU Kampar sampai hari kedua pada Kamis Tanggal 22/9/2016.
Pada hari pertama tanggal 21/9/2016, yang pertama mendaftar adalah bakal calon dari jalur perseorangan yaitu, Alfi Syahri SH, yang mendaftar pada pukul 9. 00 wib di terima oleh Komisioner KPU Kampar.
Setelah penyerahan kelengkapan dukungan oleh Alfi Syahri SH - kemudian di periksa oleh komisioner KPU ternyata Alfi syahri dinyatyakan tidak belum lengkap dan semua berkas dukuingan di kembalikan oleh komisioner KPU untuk di lengkapi kembali.
Pada hari dan tanggal yang sama datang ke KPU Kampar untuk mendaftarkan diri pasangan Zulher - Dasril sebagai bakal calon Bupati dan wakil Bupati Kampar sekira pukul 12.00 wib yang diantar oleh 10 ribu masa pendukung, sehingga membuat macet sepanjang jalan menuju KPU Kampar.
Zulher - Dasril yang di dukumg empat partai pengusung, PDI P, PAN. PKPI, dan PPP dengan jumlah 11 kursi di parlemen
Setelah di terima oleh komisioner KPU dan di lanjuitkan penyerahan berkas dukungan dari partai politik, setelah di periksa oleh Komisioner KPU selama satu Jam dinyatakan berkas dukungan Pasangan Zulher - Dasril dinyuatakan lengak meskipun ada kekurangan sedikity di persaratan pencalonan namum itu bisa di lengkap sampai hari Jum'at Tanggal 23/9/2016 sampai Pukul 24.00 wib
Pada pukul 15.30 wib hari dan tanggal yang sama pasangan Azizi zainal - Catur Sugeng datang ke KPU Kampar Untuk mendaftar diri sebgai Bakal calon Buapti dan wakil Bupati Kampar, yang dinatar oleh Enam partai pengusung.
Azis - Catur memperoleh partai pengusung yang beloh dio katakn besar, yaitu Partai Golkar, PPP, Gerindra, Nasdem, PKS, dan PKB, dengan jumlah 23 kursi di Parlemen.
Setelah pemerikasa berkas oleh KPU berkas dukungan Azis Catur di nyatakan lengakap dan diterima, walupun sebelumnya ada sedikit insiden dari partai Golkar namum akhirnya dapat diselesaikan, persoalan sekretaris DPD golkar Kampar Eka Suma Hamid, tidak mau hadir di KPU.
Giliran pasangan Jawahir - Bardansyah HRP dari jalur perseorangan mendaftar di KPU Kampar pada kamis Tanggal 22/9/2016,pada pukul 14.00 wim hadir di KPU yang di sambut dengan silat tradisional, setelah diterima oleh komisioner KPU, dan penyerahan berkas dukungan untuk di periksa olek KPU.
Selama satu jam lebih berkas Jawahir - Bardansyah HRP di terima oleh komisioner KPU, walaupun sedikity ada kekuranganm administrasi namun bisa di selasaikan dalam waktu singkat.
Pasangan calon dari dukungan partai terkhir Amin- Saleh mendaftar pada pukul 16.00 wib dinntar oleh Ketua Demokrat Provinsi Riau Ahmad dan ketua DPC demokrat Kampar Hj Eva Yliana dan jajarn pengurus demokrat provinsi dan kabupaten Kampar, serta ketua DPD Hanura Provinsi Riau dan jajarn pengurusnya dan pengurs DPC Hanura Kampar.
Sampai berita ini di terbitkan pada pukul 17.00 wib berkas Amin - Saleh belum bisa di terima KPU, karena ada sedikit permasalahan di berkas Amin - saleh menyangkut dukungan paratai.(shm)
Politik
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon