Survei Internal Gerinda Inginkan Prabowo-Puan, PDIP: Kita Serahkan ke Ibu Ketum
Admin
Rabu, 16 Feb 2022 14:20
Survei internal Partai Gerindra menginginkan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dipasangkan dengan Ketua DPP PDIP dan Ketua DPR Puan Maharani untuk Pilpres 2024. Menanggapi hal ini, Ketua DPP PDIP Yasonna Laoly menuturkan, dinamika terkait calon presiden yang akan diusung diserahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Itu kita serahkan nanti dinamikanya ke ibu ketum," ujar Yasonna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/2).
Yasonna enggan memberikan komentar lebih lanjut terkait kans pasangan Prabowo-Puan ini. Semuanya mengenai calon presiden yang akan diusung PDIP berada di tangan Megawati.
"Semuanya masih kita serahkan ke ibu," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPD Gerindra Desmond J Mahesa mengungkap survei internal kader terkait opini tentang Pemilu 2024. Hasilnya, mayoritas kader menginginkan agar Prabowo Subianto berpasangan dengan Puan Maharani.
Desmond mengatakan, tidak ada satupun pimpinan parpol saat ini yang mengalahkan elektabilitas Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Dengan pertimbangan itu, Gerindra ngotot ingin kembali Prabowo maju di Pemilu 2024.
"Tinggal lawannya non partai, siapa? Anies, Ganjar atau siapa? Pertanyaannya, Anies, Ganjar didukung partai apa? Nanti parpol akan menghitung ulang. Tapi kalau sekarang, kami harus dukung pimpinan kami (Prabowo)," jelas Desmond saat dihubungi merdeka.com, Senin (14/2).Desmond pun mengungkap hasil survei internal DPD Gerindra Banten. Survei tersebut baru saja selesai ditabulasi pada dua pekan lalu. Respondennya, kader Gerindra di Banten.
Menurut Desmond, dalam survei itu muncul dua nama pendamping Prabowo sebagai calon wakil presiden. Dia adalah Politikus PDIP Puan Maharani dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar.
"Ada dua diharapkan jadi pendamping Pak Prabowo, yang mengemuka dari pimpinan partai itu Puan, Muhaimin, ini dari partai," terang Desmond.
Sementara, survei juga mengungkap aspirasi kader Gerindra di Banten untuk pendamping Prabowo dari non parpol. Hanya ada satu aspirasi mereka, yakni Anies Baswedan.
"Nah untuk non partai berharap Anies jadi wakil Pak Prabowo," kata Desmond.
Desmond menegaskan, survei tersebut dilakukan untuk menjadi bahan kerja partai khususnya di Gerindra Banten.
Menurut Desmond, survei tersebut menjelaskan detil. Bukan hanya pertanyaan pasangan calon yang pas sebagai pendamping Prabowo.
Misalnya, soal perolehan kursi. Apabila pasangan Prabowo-Puan maka perolehan kursi sudah melampaui ambang batas pencalonan presiden sesuai UU Pemilu.
Namun apabila dengan Anies Baswedan yang tak memiliki parpol, maka Gerindra harus mencari teman koalisi lain. "Temuan survei ini rasional," kata Desmond lagi.
Desmond menambahkan, survei ini bertujuan untuk menyerap aspirasi kader. Setelah itu, Gerindra Banten akan menyosialisaikan kepada kader di bawah.
"Supaya lebih memahami," katanya.