Politik
Tak Terima Diusir dari Koalisi, PD: Poyuono Nggedabrus, Omong Kosong
Sabtu, 11 Mei 2019 13:37
"Kalau pakai istilah Suroboyoan, Jawa Timuran, karena aku lama kuliah di sana, Arief Poyouno itu manusia jenis nggedabrus, banyak bicaranya tapi omong kosong," ujar Ketua DPP PD Jansen Sitindaon kepada wartawan, Sabtu (11/5/2019).
Jansen menyebut Poyuono tidak dianggap di lingkup internal Gerindra sendiri. Untuk itu, ia meminta Poyuono tidak mengatur-atur posisi Demokrat di Koalisi Adil dan Makmur.
"Harusnya Poyuono berkaca karena Poyuono yang buat suara Prabowo turun. Setiap dia muncul itu suara Prabowo turun," ucapnya.
Jansen, yang merupakan salah satu juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, merasa justru dirinya lebih banyak berkontribusi menaikkan suara dibanding Poyuono. Ia menegaskan, sejak bergabung dengan koalisi, Demokrat konsisten memenangkan Prabowo-Sandiaga.
"Muka Poyuono itu yang turunkan suara Prabowo, muka Jansen Demokrat menaikkan suara Prabowo. Jadi jangan amnesia Poyuono itu. Ketimbang nggedabrus banyak bicara ngurus-ngurusi Demokrat, lebih baik dia ngurus-ngurusi setan gundul yang ngasih data 62% ke Prabowo itu," urai Jansen.
Demokrat pun meminta Gerindra mendisiplinkan Poyuono. Partai pimpinan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tampak kesal karena 'diusir' dari koalisi.
"Kami sebagai sesama teman koalisi juga menyarankan kepada Gerindra untuk mengingatkan orang semiring Poyuono ini, biar nggak kampungan gitu," tegas Jansen.
Sebelumnya, Poyuono meminta PD keluar dari Koalisi Indonesia Adil Makmur pengusung Prabowo-Sandiaga. Poyuono meminta Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY tak bersikap seperti serangga undur-undur.
Koalisi Indonesia Adil dan Makmur menyatakan masih tetap solid. Bahkan sekjen-sekjen partai Koalisi Prabowo-Sandiaga semalam, Jumat (10/5), mengadakan pertemuan, termasuk Sekjen PD Hinca Pandjaitan.
Prabowo Bakal Terima Kunjungan PM Narendra Modi di Istana Negara Hari Ini
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bakal menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Istana Negara pada Selasa (7/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, kedua negara dijadwalkan menand
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
CARACAS â€" Korban tewas akibat gempa kembar yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Senin 6 Juli 2026 waktu setempat, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 3.535 orang, sementara
Bareskrim Dukung Penuh Kortas Tipikor Usut Korupsi Pasokan Batu Bara Rp5 Triliun
JAKARTA â€" Kabareskrim Polri, Komjen Syahardiantono menyatakan siap mendukung penuh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri dalam mengusut dugaan korupsi pengadaan dan pemenu
Geram! Hotman Minta Kapolri Pajang Muka Polisi yang Siksa Wanita
JAKARTA - Pengacara Hotman Paris Hutapea meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka identitas oknum anggota Polres Tegal Kota yang menjadi tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan
Temuan Kompolnas di Lokasi Bentrok Polisi vs Bandar Narkoba
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menemukan ceceran darah di lokasi penemuan tiga anggota Polri yang gugur saat operasi penggerebekan narkoba di wilayah Polres Katingan, Kalimantan Tengah. Temuan