Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Tanggapi PDIP, Demokrat: Presiden Harus Ambil Sikap Tegas Pihak Ingin Menjerumuskan

Tanggapi PDIP, Demokrat: Presiden Harus Ambil Sikap Tegas Pihak Ingin Menjerumuskan

Admin
Jumat, 04 Mar 2022 13:55
merdeka.com

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, orang-orang di sekitar Presiden Joko Widodo banyak yang tidak memahami kehendak presiden. Hal itu menanggapi wacana penundaan pemilu yang digulirkan ketua umum partai pendukung Jokowi.

Menanggapi hal ini, Partai Demokrat menilai sudah sepatutnya Presiden Joko Widodo mengambil sikap tegas. Jokowi perlu mengambil sikap tegas kepada orang-orang di sekitarnya yang ingin menjerumuskan dengan isu penundaan pemilu.

Menurut Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani, langkah tegas Jokowi untuk menghentikan isu yang melanggar konstitusi ini.

"Sebagai end game Pak Jokowi mesti menyampaikan secara tegas dan mengambil sikap tegas pula terhadap pihak-pihak yang ingin menjerumuskannya melanggar konstitusi dan menjadi Malin Kundang reformasi agar ini benar-benar game over," ujar Kamhar kepada wartawan, Jumat (4/3).

Demokrat pun mengapresiasi sikap PDI Perjuangan yang menolak perpanjangan masa jabatan presiden.

Namun, meski datang penolakan dari partai pengusung utama Jokowi, isu ini dinilai tidak berhenti begitu saja. Sebab yang menyuarakan dukungan juga merupakan orang-orang dekat lingkar kekuasaan.

"Sekalipun telah mendapatkan penolakan yang tinggi, wacana ini masih terus dikemukakan oleh pihak-pihak yang dekat atau menjadi bagian dari lingkar kekuasaan. Terbaca bahwa ini sistematis dan by design," kata Kamhar.

Untuk itu, Presiden Jokowi perlu tampil ke publik dan mempertegas sikapnya menolak wacana penundaan pemilu.

"Tak bisa hanya diam dan membiarkan isu ini berlalu begitu saja. Jika diam, menjadi wajar jika publik akan berfikir bahwasanya Pak Jokowi tahu dan mau," kata Kamhar.

Diberitakan, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, polemik perpanjangan masa jabatan Presiden tidak perlu dilanjutkan lagi. Menurutnya, orang-orang sekitar Presiden tidak memahami kehendak Jokowi.

"Polemik ini tidak perlu diperpanjang lagi, tidak perlu repot-repot melakukan investigasi, karena di sekitar Presiden pun kita melihat tidak memahami apa kehendak dari Presiden," ujarnya dalam acara survei LSI, Kamis (3/3).

Hasto menegaskan, Presiden Jokowi sudah menyatakan sikapnya terkait perpanjangan masa jabatan Presiden. PDIP senapas dengan sikap kepala negara bahwa masa jabatan presiden dibatasi 2 periode.

"Apa yang disampaikan PDI Perjuangan ini senapas dengan Presiden, karena Presiden pernah menyatakan sebagai pemimpin negara, kalau ada yang mengusulkan perpanjangan,mengusulkan jabatan 3 periode itu menampar muka saya, ingin cari muka saya, itu justru menjerumuskan saya," jelas Hasto.

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.