Sabtu, 11 Jul 2026
Lapas Bagansiapiapi dan Kemenag Rohil Sepakat Bina Warga Binaan Lewat Program Tahfidz hingga Dakwah
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 11 Jul 2026 09:16
UJUNG TANJUNG - Upaya membentuk warga binaan yang siap kembali ke tengah masyarakat terus diperkuat oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Bagansiapiapi.
Tidak hanya fokus pada pembinaan keterampilan, lembaga tersebut kini memperluas pembinaan karakter melalui kerja sama strategis bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Lapas Kelas II Bagansiapiapi dan Kemenag Rohil yang diwakili oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih.Kolaborasi ini menjadi langkah konkret untuk menghadirkan program pembinaan keagamaan yang lebih sistematis, berkelanjutan, dan menyentuh aspek spiritual warga binaan sebagai bekal menjalani kehidupan setelah bebas.
Dalam kerja sama tersebut, kedua instansi menyepakati enam fokus utama pembinaan.
Program pertama adalah peningkatan kualitas ibadah melalui pendampingan tata cara pelaksanaan ibadah harian sesuai syariat Islam.Selanjutnya, pembinaan Al-Qur'an akan difokuskan pada pemberantasan buta huruf Al-Qur'an, pembelajaran iqra, ilmu tajwid, hingga program hafalan atau tahfidz.
Tidak hanya itu, warga binaan juga akan mendapatkan pembinaan mental spiritual melalui tausiyah, kajian Islam, serta konseling keagamaan yang bertujuan membangun akhlak dan memperkuat nilai-nilai religius.
Kerja sama tersebut juga mencakup pelaksanaan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) secara bersama-sama di lingkungan Lapas sebagai bagian dari pembinaan karakter.Sementara itu, pada aspek peningkatan kompetensi, warga binaan akan memperoleh berbagai pelatihan keagamaan, mulai dari tata cara penyelenggaraan jenazah (fardhu kifayah), seni kaligrafi Islam, hingga pelatihan retorika dakwah.
Seluruh kegiatan akan dilaksanakan secara berkala di dalam Lapas Kelas II Bagansiapiapi dengan menghadirkan penyuluh agama dan narasumber dari KUA Kecamatan Tanah Putih.
Kalapas Kelas II Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik menegaskan, pembinaan berbasis keagamaan menjadi salah satu fondasi penting dalam proses reintegrasi sosial warga binaan.
"Kami ingin memastikan bahwa setelah menyelesaikan masa pidananya, para warga binaan tidak hanya keluar dengan keterampilan fisik, tetapi juga membawa fondasi mental dan spiritual yang kuat," ujar Agus Imam Taufik.
"Kehadiran perwakilan Kemenag melalui KUA Tanah Putih sangat membantu kami dalam mewujudkan lingkungan Lapas yang religius dan kondusif," sambungnya.
Menurutnya, pembinaan spiritual yang dilakukan secara berkesinambungan diharapkan mampu membentuk pribadi warga binaan menjadi lebih baik sekaligus meningkatkan kesiapan mereka untuk kembali diterima di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, pihak Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir melalui KUA Kecamatan Tanah Putih menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.
Melalui keterlibatan penyuluh agama, KUA akan memberikan pendampingan secara rutin agar warga binaan memperoleh pemahaman keagamaan yang benar, memperkuat akhlak, serta memiliki bekal moral ketika kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.(halloriau)
Sumber: https://halloriau.com/read-rohil-14618914-2026-07-10-lapas-bagansiapiapi-dan-kemenag-rohil-sepakat-bina-warga-binaan-lewat-program-tahfidz-hingga-dakwah.html
komentar Pembaca