Jumat, 10 Jul 2026
Sosial,
Tangkal Radikalisme, Satgaswil Riau Edukasi Ratusan Siswa SMAN 1 Pekanbaru
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 10 Jul 2026 09:40
PEKANBARU - Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Riau terus memperkuat langkah pencegahan penyebaran paham Intoleransi Radikalisme Ekstremisme dan Terorisme (IRET) di kalangan generasi muda. Upaya ini diwujudkan lewat edukasi kebangsaan dalam Program RATAKAN (Riau Tangkal Ancaman dan Kembangkan Nilai Kebangsaan) bagi 440 peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMAN 1 Pekanbaru, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan strategis ini diikuti oleh ratusan siswa baru dengan pendampingan 20 guru dan 28 pengurus OSIS SMAN 1 Pekanbaru. Edukasi tersebut menjadi wujud komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, serta terbebas dari pengaruh buruk paham yang mengancam keutuhan bangsa.
Narasumber Satgaswil Riau menjelaskan bahwa masifnya perkembangan teknologi informasi telah membuka celah baru bagi penyebaran paham IRET. Beragam platform digital seperti media sosial, aplikasi percakapan, hingga gim daring kerap disalahgunakan oleh kelompok tertentu untuk melakukan propaganda yang menyasar langsung kalangan remaja.
Oleh karena itu, para peserta didik didorong untuk terus meningkatkan kemampuan literasi digital. Pelajar diajak untuk terbiasa berpikir kritis sebelum mencerna maupun membagikan informasi agar tidak mudah termakan konten bermuatan intoleransi hingga ekstremisme di dunia maya.
Selain menyoroti ancaman di ruang digital, para siswa juga dibekali pemahaman mendalam mengenai pentingnya merawat persatuan dalam keberagaman. Mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dinilai sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
"Melalui kegiatan ini, Satgaswil Riau berharap para pelajar tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menebarkan nilai-nilai toleransi, persatuan, dan semangat kebangsaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat," ungkapnya.
Penanaman semangat kebangsaan dan literasi digital sejak masa pengenalan sekolah ini diharapkan mampu mencetak generasi muda berkarakter kuat. Mereka diharapkan lebih adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus menjadi garda terdepan menjaga kedamaian Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Merespons inisiatif positif tersebut, Kepala SMAN 1 Pekanbaru, Drs Baini, MPd memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Program RATAKAN. Ia menilai materi yang disampaikan sangat selaras dengan tantangan nyata yang dihadapi generasi Z saat ini.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama di era digital yang ditandai dengan pesatnya perkembangan media sosial yang memiliki pengaruh besar terhadap cara berpikir dan perilaku para siswa. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang berkelanjutan agar para pelajar mampu menggunakan media digital secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab, sehingga terhindar dari berbagai bentuk perilaku menyimpang, termasuk pengaruh paham yang mengarah pada tindak kekerasan maupun terorisme," paparnya.
Lebih lanjut, ia memandang Program RATAKAN sebagai langkah preventif yang cerdas dari Satgaswil Riau dalam membangun ketahanan masyarakat melalui kesadaran pemuda.
"Sinergi dengan dunia pendidikan menjadi strategi penting untuk membentuk karakter pelajar yang toleran, cinta tanah air, berwawasan kebangsaan, serta memiliki daya tangkal terhadap berbagai bentuk propaganda yang berkembang di ruang digital,"(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/tangkal-radikalisme-satgaswil-riau-edukasi-ratusan-siswa-sman-1-pekanbaru.html
komentar Pembaca