Teknologi
Abbas bin Firnas, Penemu Muslim Perintis Teknologi Pesawat Terbang
Senin, 19 Sep 2016 10:38
JAKARTA - Sejak zaman dulu, semua peradaban selalu mengamati burung yang terbang dan bercita-cita untuk bisa terbang. Ketertarikan peradaban Muslim akan kemampuan terbang dikuatkan oleh kepercayaan bahwa jiwa manusia yang meraih tingkat kebaikan tertinggi akan naik meninggalkan permukaan Bumi.
Dalam Syahnamah (Kitab Raja-raja), penyair Persia Firdausi menceritakan kembali dongeng Raja Kai Kawus, yang dibujuk roh jahat untuk menyerang surga dengan singgasana terbang. Rajawali yang membawanya kelelahan dan dia pun terjatuh.
Pada 852 M, seorang Muslim Spanyol bernama Abbas bin Firnas menjadi orang pertama yang melakukan terjun payung ketika meloncat dari atas Masjid Cordoba mengenakan jubah yang telah dimodifikasi. Dua puluh tahun kemudian, Abbas bin Firnas yang sudah berusia 65 tahun membuat alat terbang pertama yang dapat dikendalikan, yang biasa disebut gantole.
Gantole yang diciptakan Abbas bin Firnas berupa kostum yang meniru burung, terbuat dari sutra dan dilapisi dengan bulu-bulu Rajawali. Abbas bin Firnas melayang di dunia selama lebih daripada sepuluh menit dengan gantole tersebut sebelum kemudian terjatuh.
Pendaratan yang keras menyebabkan si perintis dunia penerbangan itu sadar akan pentingnya ekor burung dalam mendarat. Pesawat modern masa kini mendarat dengan menggunakan roda belakang terlebih dahulu.
Sementara itu, Leonardo da Vinci membuat gambar-gambar mesin terbang yang menyerupai burung nyaris tujuh abad setelah percobaan Abbas bin Firnas, seperti dikutip dari "1001 Penemuan dan Fakta Mempesona Peradaban Muslim," Senin (19/9/2016).
Kemudian pada abad Ke-17 M, orang Turki bernama Hazerfen Ahmad Celebi menggunakan gantole yang dilapisi bulu Rajawali untuk melayang melintasi Bosporus, selat yang membentang melewati Instabul, Turki. (Okezone.com)
TPA Muara Fajar Segera Miliki Pembangkit Listrik Biogas Berkapasitas 3 Megawatt
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan terobosan besar dalam menangani krisis sampah dengan menggandeng Kepolisian Daerah (Polda) Riau untuk menghadirkan teknologi Waste to Energy (WT
Vivo V70 Series Segera Meluncur di Indonesia dalam Dua Model
JAKARTA â€" vivo Indonesia mengonfirmasi kehadiran vivo V70 Series di Indonesia dalam dua model, yaitu vivo V70 dan vivo V70 FE. Seperti seri V pendahulunya, vivo V70 Series juga akan berfokus pada pe
Mahasiswa Ciptakan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap, Lebih Ramah Lingkungan
JAKARTA â€" Mahasiswa Universitas Budi Luhur menciptakan alat pembakaran sampah dengan emisi asap yang lebih rendah, di Desa Sanghiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Inovasi dari Kelompok KKN Maja
Dukung Operasi yang Andal, PHR Luncurkan 'Power Bank' Raksasa MSU-003 Amankan Listrik Zona Rokan
ROKAN HILIR-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan terus mencatatkan capaian strategis yang akan memperkuat fondasi operasional kelistrikan di Wilayah Kerja Rokan. Proyek prioritas dari Subholding U
Pemanggilan 13 Distributor BBM di Riau Belum Dijadwalkan
PEKANBARU-Dari 19 distributor BBM yang mengantongi Ijin Niaga Umum (INU), 6 di antaranya sudah dipanggil dan dievaluasi oleh DPRD Riau pada 02 Oktober lalu. Sementara 13 distributor lainnya hingga kin