Teknologi
Jaringan Kabel Optik Biznet Sampai ke Pontianak dan Manado di Akhir 2019
merdeka.com
Selasa, 01 Okt 2019 10:34
Merayakan hari jadi ke-19 tahun pada hari ini (1/10), perusahaan teknologi Biznet mengumumkan bahwa di akhir tahun ini jaringan Biznet resmi hadir di Pulau Kalimantan dan Sulawesi khususnya di Kota Pontianak dan Manado.
Selain itu, pembangunan jaringan Biznet Fiber di Jawa-Bali juga rampung baik di jalur Utara maupun Selatan, yang mana hingga saat ini ada 112 kota yang terhubung dengan jaringan Biznet Fiber Jawa Bali.
Saat ini Biznet menyediakan infrastruktur digital terintegrasi terdiri dari jaringan fiber optic, cable TV/IPTV, data center, dan cloud computing. Layanan Biznet tersebut tersedia lebih dari 100 kota.
Adi Kusma, Presiden Direktur Biznet, menjelaskan sebagai perusahaan infrastruktur digital terintegrasi, Biznet memiliki jaringan Biznet Fiber yang mencapai 33.000 kilometer di sepanjang Pulau Jawa, Bali, Sumatera, dan Batam. Saat ini kami juga sedang mengembangkan jaringan Biznet Fiber di Pulau Kalimantan dan Sulawesi. Di jaringan ini, kami menyediakan layanan internet dan komunikasi data untuk segmen bisnis dan perorangan.
Kemudian layanan Biznet Cable TV yang akan segera ditingkatkan menjadi layanan Biznet IPTV, Biznet Data Center di Jakarta MidPlaza, Biznet Technovillage, dan Bali Jimbaran, dan Biznet Gio Cloud yang menawarkan solusi cloud computing kelas dunia.
"Saat ini teknologi digital berkembang semakin cepat dan menuntut masyarakat terus beradaptasi dengan semua perkembangan teknologi. Kehadiran internet menjadi keharusan yang tidak bisa ditawar lagi. Harus disadari bahwa kita memasuki era digital, era Industri 4.0, yang mana hampir semua aktivitas sehari-hari bergantung pada teknologi. Maka itu, sebagai perusahaan teknologi, Biznet terus mengembangkan inovasi untuk menghadirkan infrastruktur digital terbaik, baik dari jaringan Fiber Optic, Data Center, IPTV maupun Cloud Computing," ujar Adi Kusma dalam rilisnya pada Merdeka.com.
Dengan jaringan terbaru Biznet Fiber, Biznet menghadirkan layanan Internet dengan performa lebih baik dan kapasitas bandwidth yang jauh lebih besar untuk menjawab kebutuhan yang semakin meningkat di masa depan.
Menurut Adi, pihaknya terus mengembangkan seluruh layanan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang semakin lekat dengan gaya hidup digital. Kami akan terus berinovasi menciptakan teknologi terbaru, karena inovasi merupakan DNA Biznet yang memiliki misi menjadi perusahaan solusi jaringan dan multimedia melalui komitmen inovasi kelas dunia, infrastruktur, dan jasa.
"Satu tantangan yang terus menjadi motivasi Biznet adalah dapat menghubungkan seluruh masyarakat Indonesia yang ada di banyak pulau, sehingga semakin banyak individu dapat terhubung tanpa hambatan untuk menggapai potensi mereka secara individu dan kolektif," ujar Adi.
sumber: merdeka.com
Teknologi
TPA Muara Fajar Segera Miliki Pembangkit Listrik Biogas Berkapasitas 3 Megawatt
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan terobosan besar dalam menangani krisis sampah dengan menggandeng Kepolisian Daerah (Polda) Riau untuk menghadirkan teknologi Waste to Energy (WT
Vivo V70 Series Segera Meluncur di Indonesia dalam Dua Model
JAKARTA â€" vivo Indonesia mengonfirmasi kehadiran vivo V70 Series di Indonesia dalam dua model, yaitu vivo V70 dan vivo V70 FE. Seperti seri V pendahulunya, vivo V70 Series juga akan berfokus pada pe
Mahasiswa Ciptakan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap, Lebih Ramah Lingkungan
JAKARTA â€" Mahasiswa Universitas Budi Luhur menciptakan alat pembakaran sampah dengan emisi asap yang lebih rendah, di Desa Sanghiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Inovasi dari Kelompok KKN Maja
Dukung Operasi yang Andal, PHR Luncurkan 'Power Bank' Raksasa MSU-003 Amankan Listrik Zona Rokan
ROKAN HILIR-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan terus mencatatkan capaian strategis yang akan memperkuat fondasi operasional kelistrikan di Wilayah Kerja Rokan. Proyek prioritas dari Subholding U
Pemanggilan 13 Distributor BBM di Riau Belum Dijadwalkan
PEKANBARU-Dari 19 distributor BBM yang mengantongi Ijin Niaga Umum (INU), 6 di antaranya sudah dipanggil dan dievaluasi oleh DPRD Riau pada 02 Oktober lalu. Sementara 13 distributor lainnya hingga kin