Kamis, 16 Jul 2026
  • Home
  • Teknologi
  • Penjualan Grosir Melesat 73,4 Persen, Mobil China Kian Mendominasi Pasar Indonesia

Teknologi

Penjualan Grosir Melesat 73,4 Persen, Mobil China Kian Mendominasi Pasar Indonesia

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 16 Jul 2026 10:13
JAKARTA - Dominasi mobil asal China di pasar otomotif Indonesia kian tak terbendung. Popularitas jajaran kendaraan roda empat dari Negeri Tirai Bambu ini terus meroket tajam di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif. Fenomena tersebut tecermin jelas dari volume penjualan grosir atau wholesale secara kumulatif yang melesat hingga 73,4 persen secara tahunan atau year on year sepanjang paruh pertama tahun ini, dibarengi dengan lonjakan pangsa pasar yang sangat signifikan.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, saat ini sudah ada 17 pabrikan otomotif asal China yang resmi terdaftar sebagai anggota. Sepanjang semester pertama tahun ini, belasan pabrikan tersebut sukses menggelontorkan total wholesale kumulatif sebanyak 78.662 unit kendaraan ke pasar domestik. Kinerja kinclong ini otomatis mendongkrak pangsa pasar mobil China di Indonesia menjadi 18 persen, naik tajam dibanding periode yang sama tahun lalu yang baru menyentuh angka 12 persen.

BYD Pimpin Pasar dan Kejutan Fantastis dari Jaecoo

Raksasa otomotif BYD sejauh ini masih kokoh memimpin peta persaingan sesama pabrikan China. Merek ini sukses membukukan penjualan sebanyak 23.257 unit, atau melonjak 65 persen dari tahun sebelumnya. Berkat pertumbuhan dua digit yang sangat agresif ini, pabrikan tersebut berhasil merangsek naik dan mengamankan posisi sebagai merek mobil terlaris kelima secara nasional.

Kejutan besar justru datang dari Jaecoo. Submerek dari grup Chery ini melaporkan angka penjualan yang fantastis mencapai 17.334 unit, sekaligus mengukuhkan diri sebagai merek China terlaris kedua di bawah pemimpin pasar. Popularitas SUV listrik Jaecoo J5 yang laku belasan ribu unit menjadi motor utama keberhasilan ini. Prestasi tersebut membawa mereka mencetak sejarah sebagai merek termuda yang sukses menembus daftar 10 besar merek terlaris nasional, padahal usianya belum genap dua tahun berkiprah di aspal Indonesia.

Pertumbuhan Eksponensial dan Panggung GIIAS

Selain kedua merek papan atas tersebut, mayoritas pabrikan asal China lainnya juga melaporkan lonjakan penjualan yang luar biasa sepanjang paruh pertama tahun ini. Pertumbuhan eksponensial ini sebagian didorong oleh basis penjualan semester pertama tahun lalu yang masih rendah, mengingat saat itu sebagian besar merek masih berada dalam tahap awal pengenalan produk ke konsumen Tanah Air.

Tercatat, Geely menorehkan pertumbuhan paling gila-gilaan mencapai 866 persen dengan penjualan sebanyak 8.424 unit. Langkah impresif ini diikuti oleh Jetour yang melonjak 457 persen menjadi 1.525 unit, serta GWM yang ikut menggemuk 177 persen dengan torehan 1.445 unit.

Memasuki paruh kedua tahun ini, gurita bisnis pabrikan China dipastikan bakal kian mencengkeram erat pasar Indonesia. Sejumlah Agen Pemegang Merek kini tengah bersiap melancarkan strategi ekspansi lanjutan, terutama memanfaatkan momentum pameran otomotif terbesar di Tanah Air, GAIKINDO Indonesia International Auto Show, yang akan dibuka akhir bulan ini. Sederet merek mapan seperti Wuling, Changan, Baic, DFSK, hingga iCar dijadwalkan bakal merilis amunisi mobil baru mereka untuk memikat konsumen. Tak hanya itu, panggung pameran tahun ini juga akan menjadi saksi peluncuran dua merek raksasa pendatang baru asal China yang siap meramaikan persaingan, yakni Zeekr dan Leapmotor.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/penjualan-grosir-melesat-734-persen-mobil-china-kian-mendominasi-pasar-indonesia.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki