Selasa, 23 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Bukan Sekadar Ajang Keren-Kerenan, Ini Alasan Caption Hidden Gem Ramai di Instagram

Travel

Bukan Sekadar Ajang Keren-Kerenan, Ini Alasan Caption Hidden Gem Ramai di Instagram

Rabu, 14 Nov 2018 16:14
okezone.com

PERKEMBANGAN industri pariwsata Indonesia terus mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini secara tidak langsung membuktikan bahwa traveling atau berwisata sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, terutama para generasi milenial yang juga memainkan peran penting.

Jika dibandingkan dengan perilaku wisatawan beberapa tahun silam, saat ini aktivitas wisata cenderung didominasi oleh wisatawan milenial. Mereka bahkan berkontribusi mempromosikan serta mengembangkan potensi wisata yang terdapat di seluruh daerah di Tanah Air.

Para petualang muda inilah yang kemudian menjadi pencetus tren-tren baru yang saat ini meramaikan bisnis wisata dalam negeri. Hal ini dijelaskan secara gamblang oleh Ketua Harian Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Jawa Barat, Ricky Arnold Yuniarto.

"Dulu orang-orang mencari objek wisata yang ramai dikunjungi. Sekarang justru sebaliknya. Wisatawan milenial mulai mencari tempat-tempat wisata yang anti-mainstream, dan belum diketahui banyak orang. Tentu saja tempatnya harus instagramable, atau layak dipamerkan di media sosial," tutur Ricky kepada Okezone, dalam acara Talk Show Pesona Danau Toba, di Bandung, Jawa Barat, belum lama ini.

Pola wisata seperti inilah yang memicu timbulnya istilah "hidden gem". Istilah tersebut sering dituliskan para wisatawan milenial ketika berhasil menemukan objek wisata baru yang belum terjamah oleh banyak orang.

Bukan sekadar ajang 'keren-kerenan', di balik istilah itu ternyata tersimpan maksud khusus yang tidak diketahui banyak orang. Anda mungkin akan merasa sedikit kesal ketika melihat teman yang mengunggah foto berlatarbelakang pemandangan yang indah, namun mereka tidak menjelaskan secara rinci lokasi atau cara untuk menyambanginya. Mereka justru hanya menuliskan caption "hidden gem" pada keterangan foto.

"Hidden gem, kami pun memang menyadari hal-hal seperti itu. Tapi kebiasaan ini sudah umum dilakukan. Bukan tidak mau berbagi, tetapi takutnya berbahaya bagi objek wisata itu sendiri dan wisatawan yang baru akan menyambanginya," jelas Ricky.

"Karena tempatnya baru ditemukan, belum dapat dipastikan apakah tempat tersebut siap untuk diviralkan, apakah secara amenitas dan akomidasinya sudah siap. Takutnya kalau tiba-tiba dikunjungi oleh 200 wisatawan sekaligus, malah akan merusak tempat itu sendiri," sambungnya.

Kejadian seperti ini sebetulnya sempat melanda salah satu objek wisata di Sukabumi yakni, jembatan gantung Situ Gunung. Gara-gara unggahan seorang wisatawan viral di media sosial, objek wisata ini mendadak ramai dikunjungi. Padahal dari segi keamanan, jembatan gantung tersebut masih belum siap untuk menampung banyak orang.

"Jembatan Situ Gunung itu hanya berupa jembatan gantung, namun pemandangan di belakangnya sangat indah. Waktu viral di media sosial, kondisi jembatan belum dilengkapi pembatas besi dan pengaman lainnya. Jadi kalau tidak hati-hati bisa berbahaya bagi keselamatan wisatawan," ungkap Ricky.

"Foto yang dulu viral sempat kita take down karena pengunjung tidak berhenti berdatangan. Sekarang karena kondisinya sudah lebih baik dan aman, jembatan Situ Gunung berhasil menjadi primadona baru wisata Sukabumi," tukasnya.


(okezone.com)

Traveler
Berita Terkait
  • Selasa, 23 Jun 2026 10:47

    Kasus Pembacokan 'Cinta Ditolak' Mahasiswi UIN Suska Riau Segera Disidangkan

    PEKANBARU - Perkara pembacokan terhadap mahasiswi UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Faradilla Ayu Pramesti (23), segera memasuki babak persidangan. Berkas perkara dengan tersangka Raihan Mufa

  • Selasa, 23 Jun 2026 10:42

    Riau Siapkan Aturan Baru Perlindungan Anak, Ancaman Digital Jadi Sorotan

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mempercepat penguatan sistem perlindungan anak melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perlindungan Anak.Regulasi baru ini disiapkan unt

  • Selasa, 23 Jun 2026 10:40

    MBG Disebut Ringankan APBD Riau Biayai Konsumsi Tujuh Boarding School Milik Pemprov

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mendukung positif program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digalakkan Pemerintah Pusat. Hal ini dikarenakan dengan Program MBG Pemerintah Provinsi Riau berhasil men

  • Selasa, 23 Jun 2026 10:39

    Dukungan Menguat, Prof Elfizar Kian Percaya Diri Hadapi Putaran Pertama Pilrek Unri

    PEKANBARU â€" Bakal calon Rektor Universitas Riau, Prof Dr Elfizar SSi MKom, mengaku semakin optimistis menghadapi putaran pertama Pemilihan Rektor (Pilrek) Unri yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Ju

  • Selasa, 23 Jun 2026 10:37

    Patroli Pagi Polsek Tanah Putih Sisir Bank dan Objek Vital, Cegah C3 serta Jaga Rasa Aman Masyarakat

    TANAHPUTIH-Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Piket Yanmas Polsek Tanah Putih melaksanakan patroli rutin pada Senin (22/6/2026) mulai pukul 08.35 WIB

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.