Travel
Ribuan Orang Hadiri Ritual Labuhan Merapi
Senin, 08 Apr 2019 16:24
RIBUAN orang dari berbagai daerah antusias mengikuti ritual Labuhan Merapi dalam rangka Tingalan Jumenengan Ndalem Raja Keraton Yogyakarta.
Seusai salat subuh, Minggu 7 April, warga sudah berbondong-bondong menuju tempat awal prosesi ritual labuhan di petilasan kediaman juru kunci Merapi (alm) Mbah Maridjan, Kinaherjo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, DIY. Bahkan, beberapa rombongan dari luar daerah sudah bermalam di tempat ini. Menjelang prosesi ritual dimulai, warga yang akan mengikuti kegiatan tersebut terus berdatangan.
"Saya sengaja datang bersama rombongan sejak tadi malam. Kami menginap di sini, sekaligus mengikuti beberapa acara rangkaian labuhan," ujar warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Deri, 25, yang mengikuti Labuhan Merapi tersebut.
Deri mengaku baru pertama kali mengikuti ritual itu. Selain ingin mengetahui cara prosesi Labuhan Merapi, dia juga berharap selalu mendapatkan keselamatan dan ketenteraman jiwa. Yang jelas, tepat pukul 07.00 WIB, juru kunci Gunung Merapi Mas Kliwon Surakso Harga alias Mas Asih me mim - pin labuhan di Gunung Merapi.
Prosesi tersebut diawali dengan memanjatkan doa yang dipimpin langsung Asih. Setelah itu perarakan labuhan yang dipimpin Asih diikuti oleh abdi dalem dan ribuan warga mulai berjalan dari petilasan kediaman Mbah Maridjan menuju tempat labuhan di Sri Manganti, kaki Gunung Merapi.
Setelah berjalan sekitar 1,5 jam, rombongan sampai di Sri Manganti. Uba rampe labuhan dari Keraton Yogyakarta yang akan dilabuh kemudian dikeluarkan dari kotak kayu tempat membawa barang labuhan.
Sela (kemenyan), ratus (taburan menyan), dan liyah konyoh (minyak wangi), yatra tindhih (uang tindih) satu amplop, serta ses wangen (rokok harum) satu contong, dan kambil wathangan lalu digelar di atas altar labuhan.
Prosesi labuhan dilanjutkan dengan membakar sela ratus atau kemenyan. Ritual ini sebagai awal menghaturkan barang labuhan kepada Tuhan melalui penjaga Gunung Merapi, yaitu Empu Rama, Empu Ramadi, Gusti Panembahan Prabu Jagad (Sapujagad), Krincing Wesi, Branjang Kawat, Sapu Angin, Mbok Ageng Lambang Sari, Mbok Nyai Gadhung Mlati, dan Kyai Megantoto.
Setelah itu dilakukan pembacaan doa yang dipimpin oleh pemuka agama. Mereka memanjatkan doa keselamatan, keamanan, kesejahteraan, dan ketenteraman wilayah DIY. Prosesi labuhan diakhiri dengan pembagian nasi berkat, lauk, dan jajanan pasar kepada abdi dalem dan masyarakat yang mengikuti prosesi."Alhamdulillah, labuhan ini dapat berjalan dengan lancar," ungkap Mas Asih seusai ritual Labuhan Merapi.
Selain di Gunung Merapi, labuhan dalam rangka hajat Ndalem Raja Keraton Yogyakarta ini juga digelar di Gunung Lawu, Karanganyar dan Tirtomoyo, Wonogiri, Jawa Tengah, serta Pantai Parangkusumo, Bantul. Untuk labuhan di Gunung Lawu dan Tirtomoyo, Wonogiri, waktunya bersamaan dengan di Gunung Merapi. Adapun di pantai Parangkusumo dilakukan sehari sebelumnya atau Sabtu (6/4).
Sumber: okezone.com
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam