Selasa, 23 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • 5.000 Orang Berkunjung Tiap Hari, Pantai May Bay Ditutup selama 4 Bulan

Travel

5.000 Orang Berkunjung Tiap Hari, Pantai May Bay Ditutup selama 4 Bulan

Jumat, 25 Mei 2018 08:54
okezone.com
Pantai May Bay

TERNYATA bukan Indonesia saja yang memiliki beberapa pantai yang kotor akibat sampah. Pantai May Bay, Thailand juga menjadi salah satu pantai yang bisa dibilang korban dari kunjungan wisatawan.

Pasalnya, May Bay dibanjiri oleh wisatawan mencapai lebih dari 5.000 orang setiap harinya, menggunakan speedboat dan kapal feri. Tidak hanya dipenuhi sampah pada pantainya, bawah laut May Bay pun turut jadi korban, terumbu karang rusak karena suhu yang lebih hangat, dan jumlah wisatawan terus menerus bertambah.

Melansir dari laman The Sun, Jumat (25/5/2018), Pantai May Bay pun akhirnya ditutup selama tiga bulan dari kunjungan wisatawan. Cara ini ditempuh agar warisan alam terus lestari dan kegiatan kunjungan wisata bisa tetap dilakukan di masa depan.

"Ini adalah salah satu cara untuk mencoba melestarikan warisan alam kita, yang merupakan bagian penting dari industri pariwisata penting kami," ucap Kanokkittika Kritwutikon, direktur Tourism Authority of Thailand, di Phuket.

Saat ditutupnya Pantai May Bay, tidak ada perahu, kapal feri, dan speedboat yang diizinkan untuk berlabuh di teluk. Sementara itu, dalam situs resminya, May Bay akan ditutup dari 1 Juni hingga 30 September 2018, untuk memulihkan teluk.

"Kami telah memberitahu bahwa May Bay akan ditutup dari 1 Juni hingga 30 September 2018, untuk memulihkan teluk. Tidak ada perahu yang diizinkan untuk berlabuh di May Bay, tetapi kita akan melewati teluk."

Keberadaan Pantai May Bay menjadi salah satu pendapatan dari sektor wisata yang penting, karena di Asia Tenggara sendiri, pariwisata menyumbang sekira 12 persen dari pendapatan ekonomi terbesar. Tetapi, ada kekhawatiran tentang kemampuan Thailand dalam mengelola jumlah pengunjung yang meningkat pesat, yang berjalan lurus dengan dampak lingkungan.

Tahun ini saja, Thailand telah membuat larangan merokok dan membuang sampah sembarangan di 24 lokasi tepi pantai karena masalah lingkungan. Thailand juga merupakan salah satu penyumbang limbah laut terbesar di dunia, yang menjadi ancaman serius bagi satwa liar, hasil laporan dari majalah Science pada 2015.

(okezone.com)

Traveler
Berita Terkait
  • Selasa, 23 Jun 2026 16:43

    Menjaga Warisan Leluhur, Dirjend Perhutanan Sosial Kunjungi Hutan Adat Imbo Putui Kenegerian Petapahan

    PETAPAHAN-Pada Minggu, 21 Juni 2026, Hutan Adat Imbo Putui Kenegerian Petapahan menerima kunjungan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Ibu Catur Endah Prasetiani, S.Si., M.T., b

  • Selasa, 23 Jun 2026 16:30

    Kapolres Rohil Pimpin Apel Siaga, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

    BALAIJAYA-Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., memimpin Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama PT Salim Ivomas Pratama Tbk dan Pemerintah Kabupaten

  • Selasa, 23 Jun 2026 16:14

    PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tebar Kepedulian bagi Anak-anak Kurang Mampu dan Lansia Dhuafa

    PEKANBARU - Persatuan Wanita Patra (PWP) Tingkat Wilayah PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 dengan menghadirkan inisiatif dan k

  • Selasa, 23 Jun 2026 15:30

    Petani Rambahan Logas Tanah Darat Kuansing Sukses Sulap Hutan Kemasyarakatan Jadi Sumber ‘Cuan’ Lewat Agroforestri

    PEKANBARU - Kelompok Usaha Perhutanan Sosial di Desa Rambahan, Logas Tanah Darat, Kuantan Singingi, Riau terbukti sukses memaksimalkan program Hutan Kemasyarakatan untuk mendongkrak ekonomi warga sete

  • Selasa, 23 Jun 2026 14:43

    Pelarian Panjang DPO Sabu 15 Kg Bengkalis Berakhir di Tangan Polisi

    BENGKALIS - Pelarian panjang seorang buronan kasus narkotika kelas kakap di Provinsi Riau akhirnya terhenti. Pria berinisial A (48) yang telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) selama hampir tiga t

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.