Jumat, 12 Jun 2026

Travel,

Benarkah Wilayah Canggu Bali Hanya Diisi WNA?

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 11 Agu 2025 09:10
Berita satu.com
Perusahaan pengembang properti membantah anggapan bahwa kawasan Canggu, Kuta Utara, Bali, hanya diisi WNA atau wisatawan mancanegara.

Direktur Marketing PT Asia Mas Realty Kevin Daniel  melihat tren di Canggu saat ini justru WNI atau juga wisatawan domestik yang sengaja membeli lahan terintegrasi untuk membangun hunian hingga menjadikannya area untuk berinvestasi.

“Di Canggu Hills saja bulan lalu habis 61 unit tanah kavling, kalau dibilang domestik pasarnya meredup, tidak itu 61 unit lokal, banyak bilang bule lebih ekspansif berkembang di Canggu, buktinya tidak,” kata dia dalam keterangan tertulisnya

“Asalnya macam-macam, dari Jakarta, ada dari Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi, domestik ini biasanya tujuannya wisata tapi sekarang melek investasi, daripada membangun di Kampung Rusia biasanya orang Indonesia pilih mencari wilayah lain sendiri investasi,” ujarnya.

Setelah habis 61 unit, hari ini kawasan properti seluas 10 hektare di jalur utama Jalan Raya Canggu itu kembali menghabiskan 35 unit tanah kavlingnya, ini kembali mempertegas bahwa Canggu yang terkenal dengan padatnya turis juga akan memberi ruang besar bagi masyarakat dalam negeri.

Yang menjadi tantangan pemilik Canggu Hills itu adalah meramu konsep kawasan yang sesuai dengan minat masyarakat, dimana kali ini mereka mencoba menghadirkan kawasan hijau berkelanjutan di balik kemacetan Canggu.

“Kita kembali ke alam, sepanjang kawasan banyak pepohonan seperti hutan, kabel bawah tanah tidak semrawut, ada pengolahan air limbah, dan dari perbukitan ini kalau pagi bisa terlihat gunung, jadi harus ditonjolkan Bali yang kaya budaya dan alamnya,” kata Kevin Daniel.

Hal lain yang menurutnya menjadi pertimbangan masyarakat dalam negeri membeli properti adalah pemberian kebebasan dari pengembang.

Di Canggu saja, kata dia, satu unit vila jadi dengan konsep kembar satu kawasan dijual dengan harga Rp7 miliar, sedangkan dengan investasi tanah terintegrasi maka pemiliknya dapat mengeksplorasi keinginannya sendiri.

“Contohnya tanah ukuran 1,2-1,8 are dijual Rp 1,8 miliar, katakan lah dia membangun dengan biaya konstruksi Rp 1,2 miliar, maka hanya Rp 3 miliar dia bisa memiliki bangunan yang diinginkan,” ujar Kevin Daniel.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Traveler
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 14:35

    Nanik Menghadap Prabowo, Bawa Kabar Gembira soal MBG

    Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menyebut akan melaporkan soal efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto.Nanik tiba di Kom

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:29

    Polisi Minta BEM UI Tak Demo di Bundaran HI

    Jakarta - Polda Metro Jaya meminta massa mahasiswa tidak menggelar aksi di Bundaran HI dan mengarahkan lokasi penyampaian aspirasi ke kawasan Patung Kuda atau Gedung DPR/MPR.Polisi meminta massa mahas

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:19

    Pengedar Sabu di Gondai Pelalawan Kembali Diciduk Polisi, Segini Barang Bukti yang Diamankan

    PELALAWAN - Seorang pengedar narkotika di Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan kembali diringkus Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelalawan pada Selasa (9/6/2026)

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:11

    Warga Siak Diseret Buaya Saat Mandi di Sungai Metas, Jasadnya Ditemukan Setelah 7 Jam Pencarian

    SIAK - Santi alias Pia (22), warga Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, ditemukan meninggal dunia setelah diterkam buaya saat mandi di tepian Sungai Metas pada Kamis (11/6/2026) p

  • Jumat, 12 Jun 2026 13:58

    Pembobol TK di Kuantan Mudik Dibekuk, Kipas Gantung dan Speaker Raib, Anak-anak Sempat Kepanasan

    KUANSING " Jajaran Polsek Kuantan Mudik, Polres Kuantan Singingi (Kuansing), berhasil mengungkap kasus pencurian di TK Islam Al-Khairat, Desa Seberang Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik.Seorang terduga

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.