Selasa, 28 Apr 2026

Travel,

Benarkah Wilayah Canggu Bali Hanya Diisi WNA?

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 11 Agu 2025 09:10
Berita satu.com
Perusahaan pengembang properti membantah anggapan bahwa kawasan Canggu, Kuta Utara, Bali, hanya diisi WNA atau wisatawan mancanegara.

Direktur Marketing PT Asia Mas Realty Kevin Daniel  melihat tren di Canggu saat ini justru WNI atau juga wisatawan domestik yang sengaja membeli lahan terintegrasi untuk membangun hunian hingga menjadikannya area untuk berinvestasi.

“Di Canggu Hills saja bulan lalu habis 61 unit tanah kavling, kalau dibilang domestik pasarnya meredup, tidak itu 61 unit lokal, banyak bilang bule lebih ekspansif berkembang di Canggu, buktinya tidak,” kata dia dalam keterangan tertulisnya

“Asalnya macam-macam, dari Jakarta, ada dari Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi, domestik ini biasanya tujuannya wisata tapi sekarang melek investasi, daripada membangun di Kampung Rusia biasanya orang Indonesia pilih mencari wilayah lain sendiri investasi,” ujarnya.

Setelah habis 61 unit, hari ini kawasan properti seluas 10 hektare di jalur utama Jalan Raya Canggu itu kembali menghabiskan 35 unit tanah kavlingnya, ini kembali mempertegas bahwa Canggu yang terkenal dengan padatnya turis juga akan memberi ruang besar bagi masyarakat dalam negeri.

Yang menjadi tantangan pemilik Canggu Hills itu adalah meramu konsep kawasan yang sesuai dengan minat masyarakat, dimana kali ini mereka mencoba menghadirkan kawasan hijau berkelanjutan di balik kemacetan Canggu.

“Kita kembali ke alam, sepanjang kawasan banyak pepohonan seperti hutan, kabel bawah tanah tidak semrawut, ada pengolahan air limbah, dan dari perbukitan ini kalau pagi bisa terlihat gunung, jadi harus ditonjolkan Bali yang kaya budaya dan alamnya,” kata Kevin Daniel.

Hal lain yang menurutnya menjadi pertimbangan masyarakat dalam negeri membeli properti adalah pemberian kebebasan dari pengembang.

Di Canggu saja, kata dia, satu unit vila jadi dengan konsep kembar satu kawasan dijual dengan harga Rp7 miliar, sedangkan dengan investasi tanah terintegrasi maka pemiliknya dapat mengeksplorasi keinginannya sendiri.

“Contohnya tanah ukuran 1,2-1,8 are dijual Rp 1,8 miliar, katakan lah dia membangun dengan biaya konstruksi Rp 1,2 miliar, maka hanya Rp 3 miliar dia bisa memiliki bangunan yang diinginkan,” ujar Kevin Daniel.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Traveler
Berita Terkait
  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:03

    Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu

    JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera

  • Senin, 27 Apr 2026 17:59

    Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!

    JAKARTA " Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn

  • Senin, 27 Apr 2026 17:56

    Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter

    JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala

  • Senin, 27 Apr 2026 17:51

    Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%

    JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.