Travel
Bersiap Melihat Badak India yang Langka Selama Libur Lebaran di Batu
Senin, 11 Jun 2018 08:57
MENJELANG libur Hari Raya Idul Fitri, sebuah tempat rekreasi terkemuka di Kota Batu, Jawa Timur kedatangan dua ekor hewan baru yang tergolong langka. Ya, dua ekor badak India langka ini didatangkan dari Skotlandia.
Badak jantan kelahiran Belanda 13 Juli 10 tahun silam ini didatangkan secara cuma-cuma. Kedatangan keduanya merupakan hasil kerjasama Jatim Park Grup dengan Edinburgh Zoo Skotlandia.
"Badaknya gratis. Biaya perjalannya habis sekitar 70 ribu Euro (sekira Rp1 miliar lebih). Perjalanan dua hari Skotlandia -Belgia-Indonesia," ujar Dokter Hewan Jatim Park 2 drh. Irwanda Kusuma Wardana.
Ia menambahkan sebelum mendatangkan badak seberat 3 ton ini, pihak Jatim Park telah melakukan persiapan selama setahun lamanya. Salah satunya yakni persiapan kandang badak yang diakui Irwanda tak terlalu rumit.
"Cuaca hampir sama dengan populasi asal. Jadi tidak ada masalah," tuturnya.
Namun saat ditanya apakah mungkin badak ini dikembangkan biakkan, Irwanda belum dapat memastikan hal tersebut. "Mungkin bisa dikembangbiakkan dengan menghadirkan betina sejenis. Tentu kami perlu konsultasikan lagi," bebernya.
Di sisi lain kehadiran dua ekor badak langka ini cukup membanggakan bagi Jawa Timur Park Grup, melalui Marketing and public relation manager Jawa Timur Park group Titik S Ariyanto menyatakan kebangaannya karena berhasil mendatangkan hewan langka.
"Satwa ini istimewa. Badak India merupakan badak terbesar di dunia dan langka," ujar Titik saat ditemui okezone, Sabtu, 9 Juni 2018.
Dengan tambahan dua ekor badak ini, menambahkan koleksi satwa milik Batu Secret Zoo menjadi total empat ekor koleksi satwa badak, yang terdiri dari tiga ekor badak putih dan satu ekor badak India.
(okezone.com)
Traveler
Penasehat Hukum Y Minta Kejari Rohil Usut Tuntas Kasus Tipikor TPP PPPK
BAGANSIAPIAPI - Pasca ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2025 di Dinas Pendid
Kasus Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi Dipastikan Bakal Hadir di Persidangan
JAKARTA - Kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur. Kuasa hukum Jokowi, Rivai Kusumanegara, mengatakan kliennya a
Duplik Jadi Pembelaan Terakhir, Nadiem Sebut Dituntut Lebih Besar dari Teroris
JAKARTA - Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim dijadwalkan membacakan duplik dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chr
Polisi di Jambi Dibacok Saat Atur Lalin, Pelaku Positif Sabu
Jakarta - Polisi menangkap pelaku penyerangan dua anggota Satlantas Polresta Jambi saat bersembunyi di rumah keluarga. Hasil pemeriksaan tes urine, pelaku positif menggunakan narkoba.Dilansir detikSum
Bareskrim Buru Amrin Siregar Bandar Sabu Jaringan Sumut-NTB
Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memburu sosok Amrin Siregar, bandar narkoba jenis sabu jaringan Sumatera Utara-Nusa Tenggara Barat (NTB). Kini, Amrin masuk