Jumat, 12 Jun 2026

Calon Primadona Wisata Baru di Sumbar: Mandeh

Sabtu, 05 Sep 2015 11:30
detikTravel
Pemandangan Mandeh
Painan - Kabupaten Pesisir Selatan pelan-pelan siap menjadi primadona baru di Sumatera Barat setelah Padang atau Bukittinggi. Ada kawasan Mandeh dengan panorama pulau-pulau, sampai Painan dengan aneka pantai menawan.

Kabupaten Pesisir Selatan, mungkin masih ada di luar radar wisatawan. Anggapan itu tidak salah mengingat kabupaten ini baru lepas dari status daerah tertinggal. Kini, pariwisata menjadi langkah yang ditempuh pemkab untuk memajukan daerah.

"Kami dulu daerah tertinggal, baru tahun kemarin keluar. Jadi baru sekarang mengembangkan pariwisata. Ini yg palling mudah dikembangkan," kata Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit, di Painan kepada detikTravel yang datang bersama AntaVaya Tour & Travel untuk melihat potensi wisata di kabupaten itu, Jumat (4/9/2015) sore.

Nasrul Abit cukup serius untuk membangun pariwisata di sana. Calon primadona wisata yang disiapkan adalah kawasan pariwisata Mandeh. Ada sejumlah destinasi wisata yang disiapkan di sini.

Untuk melihat panorama Mandeh dari ketinggian ada Panorama 1, punggung bukit yang disiapkan sebagai view point wisatawan melihat kawasan Mandeh. Jejeran pulau terhampar membuatnya sepintas mirip Raja Ampat. Sayang asap tipis kiriman dari Riau agak menghalangi pemandangan.

"Tanjung Batu Kalang itu disiapkan untuk pihak swasta. Pemberdayaan masyarakat dengan homestay disiapkan di Nagari Mandeh, Sungai Nyalo dan Sungai Pinang. Di Pulau Cubadak sudah ada resor yang dikelola orang Italia dan Pulau Setan Besar dan Setan Kecil untuk permainan air," papar Nasrul.

Pemkab Pesisir Selatan juga menyiapkan jalan raya baru yang dibangun menyusuri garis pantai. Tujuannya, agar turis dari arah Padang mendapatkan pemandangan yang super menawan sampai ke Mandeh.

"Sekarang lagi mau bikin jalan 42 km yang selesai 2017 menyusuri pantai lewat Mandeh sampai ke Carocok Tarusan," jelasnya.

Perlahan, pariwisata pun meningkatkan taraf kehidupan masyarakat. Para nelayan tradisional kini bisa mencari penghidupan baru dari pariwisata.

"Masyarakat yang tadinya nelayan tradisional bisa beralih menjadi pemandu wisata, bawa kapal untuk wisatawan, jualan makanan dan UKM juga tumbuh," tutupnya.

(detik.com)
Traveler
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.