Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Diwarnai Permainan Tradisional, Festival Crossborder Sota Jadi Penuh Keceriaan

Travel

Diwarnai Permainan Tradisional, Festival Crossborder Sota Jadi Penuh Keceriaan

Senin, 01 Jul 2019 08:35
Foto: dok.Humas Kemenpar

SOTA – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya selalu punya cara untuk menghidupkan suasana border area. Seperti di Festival Crossborder Sota 2019 jilid dua pada Sabtu 29 Juni, ia menyuguhkan tiga permainan tradisional Indonesia.

Sontak warga Sota dan Papua Nugini yang menyaksikan acara yang berlangsung di lapangan Pattimura, Sota, Merauke, itu langsung happy. "Seru! Ada banyak tawa bahagia di Festival Crossborder Sota, Merauke," terang Deputi Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani yang turut hadir di sana, Sabtu (29/6/2019).

Tamu yang datang dari Papua Nugini diajak menjajal permainan tradisional Indonesia. Sementara tuan rumahnya, yakni warga Sota ikut menyambut dengan tangan terbuka. "Pamtas TNI juga ikutan. Semua melebur jadi satu," tambah Kiki, sapaan akrab Rizki Handayani.

Pilihan permianan tradisionalnya ada tiga, yang pertama tarik tambang, kedua lomba bakiak berisi 4 orang, dan ketiga lomba lari dengan batok kelapa.

"Lombanya mirip tujuh belasan, suasananya cair penuh kehangatan," timpal Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh Ricky Fauziyani.

"Konsepnya kami buat seringan mungkin. Ada lucunya, gemesnya, ternyata ini disukai tamu dari Papua Nugini," tambahnya.

Rekaman kelucuan tergambar dari lomba bakiak. Lomba ini diikuti empat orang dalam satu tim. Banyak yang terlihat kikuk karena langkah kaki setiap orang tidak sama. Mereka yang tidak bisa kompak pasti akan terjatuh. Tawa lepas pun langsung terdengar nyaring saat menyaksikan peserta tersungkur.

"Yang kami mau angkat adalah kebersamaan. Mereka yang kompak pasti memenangkan lomba karena tantangan sesungguhnya ada di situ. Tapi suasana yang tercipta benar-benar meriah. Ada kegembiraan di sana," ucap Kiki.

Sementara Menpar Arief Yahya langsung melayangkan emoji tiga jempol terhadap acara tersebut. "Mengenalkan permainan tradisional Indonesia ke warga Papua Nugini saya kira sangat bagus. Ini bukan hanya memberikan kegembiraan, tapi juga memperkenalkan budaya kita. Sukses buat Festival Crossborder Sota jilid dua," tutur mantan Dirut PT Telkom itu.


Sumber: okezone.com
Traveler
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.