Traveler
Fakta Megah Bangunan Arsitektur di Peradaban Muslim
Senin, 14 Nov 2016 11:41
JAKARTA-Peradaban Muslim mendorong munculnya banyak gagasan dan gaya arsitektur baru. Para insinyur di dunia Muslim memperbaiki banyak rancangan arsitektur yang digunakan oleh peradaban terdahulu.
Arsitektur Muslim di Afrika Utara dan Spanyol Muslim sering disebut Arsitektur Moor. Perkembangan arsitektur menyebar dari wilayah Spanyol dan Sisilia yang dikuasai Muslim ke seluruh Eropa seribu tahun yang lalu.
BERITA REKOMENDASI
Jam Ternyata Sudah Dikenal dalam Peradaban Muslim
Kincir Angin Ternyata Dikenal di Peradaban Muslim
Kerajinan Tembikar Terkenal di Peradaban Muslim
Sementara fitur-fitur Islami di Masjid Raya Cordoba, Spanyol menjadi inspirasi banyak Arsitektur Eropa. Para pelancong, ilmuwan dan penyerbu yang melewati wilayah Muslim juga membantu penyebaran inovasi Muslim di bidang arsitektur.
Beberapa bahkan membawa serta arsitek dan pengrajin Muslim. Arsitektur Muslim adalah ekspresi simbolik kekuasaan Allah dan keindahan surgawi, sebagaimana dirangkum dari "1001 Penemuan dan Fakta Mempesona Peradaban Muslim," Senin (14/11/2016).
Kubah, menara, dan pelengkung membuat bangunan terasa luas dan megah. Desain bunga mawar di jendela gereja mungkin terinspirasi jendela-jendela melingkar di istana Muslim pada abad Ke-8.
Seperti Mimar Sinan yang mengawali kariernya sebagai tukang kayu biasa dan merancang 477 bangunan untuk tiga sultan Turki Osmani. Rancangan Sinan menenkan pentingnya harmoni antara arsitektur dan taman.
Masjid Suleymaniye, yang berada di puncak satu dari tujuh bukit di Instanbul, Turki, termasuk salah satu karya Sinan yang paling terkenal. Berbagai fitur yang disediakan di Suleymaniye menunjukkan bahwa Sinan mungkin arsitek pertama yang menerapkan konsep arsitektur "Ramah Lingkungan".
Asap dari lilin dan lampu di dalam masjid disalurkan ke ruang penyaring udara sebelum dilepaskan ke udara luar. Jelaga yang dihasilkan kemudian dimanfaatkan sebagai tinta yang dapat mengusir kutu buku dan serangan lain.
Sinan menemukan cara untuk membuat kubah yang lebih besar dan lebih tinggi. Di bawah kepemimpinan Osmani, kubah dibangun sedemikian besarnya hingga mampu menaungi seluruh tempat ibadah. (okezone.com)
Traveler
Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal
Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik
Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah
Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla
Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang
Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun
Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah
PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan
Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat
JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk