Gua Angker di Majalengka Akhirnya Didandani
Selasa, 06 Okt 2015 14:36
Tidak banyak yang mengetahui keberadaan gua tersebut, terutama anak-anak muda sekarang ini. Terlebih sebelumnya kondisi gua tersebut dipenuhi rumput dan pepohonan sehingga gua tersebut selintas tampak angker. Selain itu letaknya berada di pinggir sungai kecil sehingga menyulitkan orang untuk berkunjung.
Padahal, gua tersebut berada tak jauh dari jalan raya Majalengka-Cigasong atau markas Kodim.
Berdasarkan informasi, gua buatan tersebut dibangun pada tahun 1942. Di sana terdapat empat gua yang masing-masing berukuran sekira 25 meter persegi. Seluruh gua bagian lantainya diplur semen dengan sangat tebal, demikian juga bagian dinding dan bagian atas langit-langit ruangan.
Setiap dua gua, di bagian tengah antar gua ada pintu penghubung yang pintunya terbuat dari pelat besi dengan ukuran lebar sekira 1,5 meter dan tinggi dua meter, hampir menyamai ketinggian dalam gua itu sendiri.
Setiap pintu gua juga menggunakan pelat besi yang cukup tebal berukuran kurang lebih 1,8 meter dengan tinggi 1,8 sentimeter. Pintu dan kunci gembok pintu hingga kini nampak masih sangat kokoh demikian juga dengan kontruksi bangunan di dalam gua.
Belakangan gua tersebut mulai terpelihara kembali, dibagian setiap pembatas, atau antar pintu gua ke pintu gua yang lain telah dibersihkan, tidak ada lagi rumput ataupun ilalang pintu masuk ke setiap gua tampak terlihat jelas meski dari kejauhan. Pengunjung pun bisa masuk dengan nyaman dan aman tidak takut lagi harus terganggu ular atau kalajengking seperti sebelumnya.
Menurut keterangan Dandim 0617 Majalengka Let Kol Inf Priandy Budi Purnawan, gua tersebut telah dibersihkan beberapa bulan lalu, begitu dirinya bertugas di Majalengka.
"Gua tersebut salah satu peninggalan sejarah makanya harus dipelihara, selain itu bila lingkungan bersih akan berdampak pada kesehatan juga," ungkap Dandim.
Gua tersebut, menurutnya, adalah salah satu gua Jepang yang ada di Indonesia selain di Bandung, Garut, Jawa Barat, di Biak, Papua, Kupang, Nusatengara Timur, Jawa Timur, Bali, di Bukit Tinggi dan sejumlah wilayah lainnya.
Gua Jepang tersebut menurutnya dibuat sebagai tempat pertahanan, persembunyian, perlindungan dan juga tempat penyimpanan senjata serta penyimpanan logistik seperti bahan makanan, obat-obatan serta alat komunikasi semasa Perang Dunia ke II. Malah ada ruang yang dijadikan tempat perawatan orang sakit dan ruang rapat bagi para perwira kala itu.
"Gua Jepang ini adalah salah satu peninggalan sejarah yang harus tetap dipelihara, bahkan disejumlah daerah sudah menjadi tempat wisata dan ternyata memang banyak dikunjungi wisatawan karena lokasinya dipelihara dengan baik," ungkap Priandy.
Makanya, lanjut Priandy, pihaknya kini akan terus berupaya memelihara gua tersebut agar generasi mendatang bisa tetap mengetahui keberadaan gua dan fungsi gua diamsa lalu.
Selama ini keberadaan gua tidak banyak dikenal oleh masyarakat Majalengka sekalipun, karena gua dibiarkan dipenuhi pepohonan serta rumput dan sampah serta batu setelah diterjang banjir beberapa waktu lalu.
"Sebelum dibersihkan kemarin, gua dipenuhi sampah dan batu bekas banjir, sekarang sudah bersih sehingga pengunjung bisa aman masuk ke dalam gua," tuturnya.
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam