Traveler
Jelajahi Gunung Kerinci Selama Tiga Hari Dua Malam
Rabu, 19 Okt 2016 09:46
MESKI memiliki puncak lebih tinggi daripada Gunung Semeru atau Rinjani, perjalanan naik turun Gunung Kerinci (3805 mdpl) dapat ditembus dua hari semalam saja. Tapi, menurut banyak pengalaman pendaki, tiga hari dua malam adalah waktu yang paling aman untuk menyelesaikan pendakian.
Bagaimana pun, sebelum melakukan pendakian, pendaki harus memastikan kondisi fisik, mental, dan perlengkapan cukup atau lebih dari cukup. Gunung Kerinci yang masih terbilang perawan dan liar tidak boleh dianggap remeh pendaki. Pergi bersama guide lokal cukup bijak untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Nah, berikut adalah gambaran rencana perjalanan (itinerary) untuk menghabiskan tiga hari dua malam di Dataran Tertinggi Terpopuler versi Anugrah Pesona Indonesia 2016.
Hari pertama
Jika dalam rencana pendakian dua hari semalam pendaki harus sampai di Shelter 3 dalam sehari, pada itinerary ini tujuan pertamanya adalah Shelter 2. Biasanya pendaki mencapai Shelter ini sebelum gelap, sehingga akan lebih aman untuk tidak lanjut ke Shelter 3 yang bisa berjarak 2-3 jam mendaki.
Hari kedua
Setelah beristirahat cukup di Shelter 2, pendakian bisa mulai menuju Shelter 3 sebelum jam makan siang dan sampai maksimal pukul 2 siang. Setelah membuka tenda, memasak, makan siang dan bersitirahat, koordinasi dapat dilakukan sebelum summit attack dini hari keesokan harinya.
Hari ketiga
Karena waktu istirahat lebih panjang sebelumnya, pendakian menuju puncak bisa dimulai lebih dini. Berangkat sekira pukul satu malam atau lebih memungkinkan pendaki mengejar sunrise atau matahari terbit yang paling diburu ketika mencapai puncak tertinggi di Sumatera tersebut.
Jika bisa lebih pagi, maka turun puncak pun bisa lebih cepat agar bisa melakukan packing ulang dang sampai di Pintu Rimba lebih cepat, sebelum hari gelap. Sebelum melanjutkan perjalanan selanjutnya, pendaki dapat beristirahat di penginampan di Desa Kersik Tuo. (Okezone.com)
5 Tips Packing Mudik Lebaran agar Praktis dan Tidak Ribet
JAKARTA - Mudik saat Lebaran menjadi tradisi yang sangat dinantikan banyak orang di Indonesia. Perjalanan pulang kampung sering kali memakan waktu cukup lama, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun
Wisatawan Padati Malioboro, Pergerakan Capai Ratusan Ribu Orang
Kawasan Malioboro kembali dipadati wisatawan setelah sempat sepi akibat gelombang aksi demonstrasi pekan lalu. Data terbaru menunjukkan pergerakan manusia di kawasan wisata ikonik Yogyakarta ini kemba
Long Weekend! Taman Margasatwa Ragunan Targetkan 70 Ribu Pengunjung
Sebanyak 19.381 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada libur nasional Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Jumlah ini meningkat dibandin
Kunjungan Fans Harry Potter Membludak, Bikin Warlok Geram
Meningkatnya jumlah wisatawan penggemar Harry Potter yang berbondong-bondong datang ke Glenfinnan Viaduct, Skotlandia, membuat warga lokal semakin geram.Jembatan ikonik yang terkenal sebagai lokasi sy
Menikmati Wisata Seru Interaksi dengan Hiu di Karimunjawa
Destinasi wisata penangkaran hiu sirip hitam (Selachimorpha) di Pulau Menjangan Kecil, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan yang suka menguji