Kisah Meriam di Kota Tua
Selasa, 15 Sep 2015 09:57
Si Jagur memiliki panjang sekira 3,8 meter. Meriam ini memiliki bobot yang berat, yakni 3,5 ton dan terbuat dari perunggu.
Namun yang lebih unik, bentuk pada salah satu ujungnya berbeda dari meriam yang lain. Ujung Meriam Si Jagur berbentuk sebuah kepalan tangan, seperti tangan perempuan lengkap dengan gelang.
Kepalan tangan tersebut pun berbeda dengan kepalan tangan pada umumnya. Pasalnya, dalam kepalan tersebut, posisi ibu jari diapit di antara jari telunjuk dan jari tengah.
Beberapa masyarakat di Indonesia menganggap isyarat ini sebagai hal yang tabu. Bagi masyarakat lainnya, bentuk tangan Si Jagur ini melambangkan suatu kesuburan.
Si Jagur sempat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Sebelum dipindahkan ke halaman depan, Si Jagur pernah diletakkan di halaman belakang Museum Fatahillah. Kini, kepalan tangan Si Jagur diarahkan menghadap ke Museum Fatahillah.
Berdasarkan keterangannya, Meriam Si Jagur dibuat oleh NT Boccaro di Macau. Meriam ini dibuat untuk memperkuat Benteng portugis di Malaka.
Namun pada tahun 1641, meriam ini jatuh ke tangan VOC dan dibawa ke Batavia sebagai alat pertahanan kota.
Jika dilihat pada bagian atasnya, terdapat tulisan Ex Me Ipsa Renata Sum yang berarti "aku diciptakan dari diriku sendiri". Pasalnya, meriam ini merupakan meriam yang dibentuk dari 16 meriam kecil yang dilebur.
Meski demikian, masih ada beberapa mitos yang mengiringi keberadaan Si Jagur. Sebagian masyarakat percaya bahwa Si Jagur bisa memudahkan seorang perempuan untuk memiliki keturunan. Namun ini hanyalah mitos yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya.
"Bentuknya aneh. Tapi ukurannya besar, jadi ingin foto di sini," ujar salah seorang pengunjung bernama Novi.
Keberadaannya kini justru dinilai sebagai salah satu benda bersejarah yang ukurannya paling besar di Kawasan Kota Tua. Meriam ini pun kini menjadi salah satu titik favorit untuk berfoto.
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam