Travel
Melihat Uniknya Tradisi Panen Padi Dayak Kanayatn Naik Dango di Kalbar
Senin, 29 Apr 2019 08:46
KEGIATAN rutin yang dilakukan masyarakat adat dayak Kanayatn di Kalimantan Barat atas rasa syukur mereka dalam panen padi dikemas dalam sebuah acara Naik Dango. Tradisi turun temurun yang juga menjadi agenda Pemprov Kalbar untuk menarik perhatian wisatawan dalam dan luar negeri kali ini dilakukan ke-34 kalinya.
Agenda yang digelar selama tiga hari hingga 28 April ini pun dihadiri ribuan masyarakat Kalbar di Rumah Radakng Aya Ngabang Kabupaten Landak Provinsi Kalbar. Presiden Adat Dayak Indonesia, Cornelis menjelaskan jika upacara adat Naik Dango menjadi hal penting terutama jika terjadi krisis pangan maka masyarakat siap dengan dango yang artinya 'lumbung' siap dihadapi.
"Kita berkumpul selain menikmati budaya adat naik dango juga untuk musyawarah mufakat bagaimana kendala yang dihadapi dalam menghadapi panen tahun ini," ungkapnya saat membuka upacara adat "Naik Dango" ke XXXIV di Landak, Sabtu, 27 April 2019.
Potensi pertanian menjadi program penting pemerintah Indonesia terutama menghadapi era krisis terutama pangan sehingga Kalbar khususnya di Landak sudah memiliki lumbung yang besar karena dikelola dengan baik.
"Bagaimana kita konsisten terhadap produksi pangan berapa besar beras impor kita sehingga jika kita telah memenuhi kebutuhan di Landak, Mempawah dan beberapa kawasan lainnya di Kalbar akan membantu pusat untuk tidak impor beras," papar mantan Gubernur Kalbar dua periode ini.
Calon Anggota DPR RI terpilih ini nanti juga menghaturkan terima kasih kepada seluruh masyarakat adat khususnya agar terus melestarikan budaya dayak ditiap tahunnya.
"Harapan kita ke depan Kalbar akan terus makmur dan sejahtera," tegasnya.
Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan mengakui sangat mengapresiasi masyarakat Landak karena sangat paham akan rezeki yang melimpah pada tahun ini sehingga dilakukan upacara naik dango ke XXXIV ini.
"Semoga tahun depan padinya hasil panennya akan bertambah banyak,"
Naik Dango Dayak Kanayatn dijelaskan Bupati Landak, Karol Margreth Natasa terus dilakukan untuk menjaga agar tradisi terus dilestarikan masyarakat.
"Ungkapan rasa syukur kepada Jubata sehingga petani mendapatkan hasil panen yang berlimpah dan dapat menghidupi kehidupan bersama keluarga," papar Karol.
Bahwa upacara Naik Dango, diakui wanita cantik mantan anggota DPR RI ini memiliki nilai sakral di mana padi diturunkan oleh Jubata dari Khayangan kepada masyarakat dayak.
"Sehingga ritual dilakukan dengan acara adat yang dirangkaikan jenis kegiatan lain seperti seni adat dayak tari dayak kreasi, melukis, mahat, ngaraut, basolek, bujang tarigas mandaraedo dan permainan rakyat seperti basolok badua, enggrang, mampes, nyumpit dan lainnya yang ada di Landak," tuturnya.
Menurutnya budaya adat Naik Dango ini juga menjadi agenda pariwisata yang dapat terus ditingkatkan dengan anggaran sumbangan senilai Rp1 miliar dan telah diakui sebagai budaya warisan tak benda.
"Membanggakan karena menjadi warisan bagi anak cucu kita kedepan sehingga tidak bisa diklaim oleh negara lain," tuturnya.
Wakapolda Kapolda Brigjen Sri Handayani menambahkan jika kemeriahan sangat dirasakan selain menjadi momen pertukaran budaya masyarakat dayak di kawasan masing-masing.
"Selain membudayakan tradisi tentu patut diapresiasi bahwasannya masyarakat dayak tetap menjaga situasi damai setiap tahunnya," katanya lagi.
Ditutup dengan salam khas masyarakat dayak, Presiden Dewan Adat Dayak Cornelis mengucapkan Adil Ka'talino Bacuramin Ka'saruga Basengad Ka'Jubata, upacara Naik Dango dibuka untuk umum.
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam